Harga iPhone 7 Turun Drastis Selisih Jutaan Rupiah, Ini Daftar Harganya Terbaru

Harga iPhone 7 di sejumlah tempat mengalami penurunan saat memasuki bulan Februari 2020 ini. Terhitung Jumat (31/1/2020), harga iPhone 7 Plus

Editor: Ferry Ndoen
Kompas.com
Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan Samsung Galaxy S7 Edge. 

POS KUPANG.COM-- Harga iPhone 7 di sejumlah tempat mengalami penurunan saat memasuki bulan Februari 2020 ini.

Terhitung Jumat (31/1/2020), harga iPhone 7 Plus 128 GB di gerai Erafone mengalami penurunan, menjadi Rp 5,99 juta.

Sementara di gerai eStore, harga iPhone 7 Plus 128 GB juga dibanderol harga yang sama, yakni Rp 5,99 juta.

Penurunan harga ini terbilang drastis, karena pada Desember 2019 lalu, menurut pantauan KompasTekno, harga iPhone 7 Plus 128GB di Indonesia masih di kisaran Rp 7,5 juta.

Itu berarti ada selisih sampai Rp 1,5 juta.

Bakal Dirilis 2020, Inilah Spesifikasi, Prediksi Harga dan Tampilan iPhone 12 yang Punya Jaringan 5G
Bakal Dirilis 2020, Inilah Spesifikasi, Prediksi Harga dan Tampilan iPhone 12 yang Punya Jaringan 5G (Apple)

21 Manfaat Buah Kersen bagi Kesehatan Tubuhmu, 21 Penyakit Bakal Lenyap Guys

Beberapa toko resmi Apple di Indonesia, seperti Erajaya Group dan eStore mengatakan bahwa pelanggan dapat membeli iPhone 7 Plus dengan harga miring ini di seluruh outletnya.

Tingginya permintaan iPhone 11 dan iPhone 11 Pro di pasaran kemungkinan menjadi salah satu penyebab penurunan harga iPhone 7 Plus di Indonesia. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, saat produk baru dipasarkan, Apple memangkas harga jual seri iPhone lama.

Erajaya Group selaku perusahaan resmi reseller Apple di Indonesia, mengatakan bahwa permintaan konsumen terhadap iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max sangatlah tinggi.

Dilaporkan, dua minggu setelah resmi diluncurkan pada 6 Desember lalu, penjualan trio iPhone 11 sempat habis. Jumlah ini meningkat beberapa kali lipat dibanding dengan iPhone pada versi sebelumnya.

Sudah 14.548 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, 304 Orang Tewas, 332 Orang Sembuh

Menurut Director Marketing and Communications Erajaya Group Djatmiko Wardoyo, hal ini bisa terjadi lantaran terdapat tiga faktor yang memengaruhi tingginya permintaan dan penjualan trio iPhone 11 di Tanah Air.

Adapun faktor pertama adalah jangka waktu peluncuran produk iPhone yang pendek, menghasilkan reaksi hype yang dihasilkan juga semakin bagus.

Kemudian ada faktor Registration of Interest (ROI) yang merupakan metode yang diadakan Eraja Group pada 22 November lalu untuk melihat sebesar apa animo masyarakat terkait iPhone 11.

Metode ROI ini ternyata diklaim mampu menggaet belasan ribu peminat trio iPhone 11, di mana sekitar 40 persennya memutuskan untuk membeli salah satu dari ketiga model ponsel tersebut.

Terakhir, ada faktor cicilan yang ditawarkan sejumlah bank terkait penjualan trio iPhone 11 yang dianggap menguntungkan pembeli.

Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan Samsung Galaxy S7 Edge.
Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan Samsung Galaxy S7 Edge. (Kompas.com)

Diketahui dengan tingginya permintaan trio iPhone di pasaran, Apple sukses meraup sejumlah pendapatan.

Dalam laporan keuangannya untuk periode kuartal musim liburan yang berakhir pada 28 Desember 2019, Apple menyebutkan berhasil meraup pendapatan 91,8 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 1.252 triliun

Angka itu lebih tinggi dibanding perkiraan analis sebelumnya yang memprediksi Apple akan memperoleh pendapatan 88,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 1.207 triliun

CEO Apple Tim Cook mengatakan kuartal ini mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

"Didorong oleh tingginya permintaan atas model-model iPhone 11 dan iPhone 11 Pro, juga rekor baru dari sektor Services dan Wearable," ujarnya.(*)

Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan Samsung Galaxy S7 Edge.
Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, dan Samsung Galaxy S7 Edge. (Kompas.com)
Sumber: Tribun Bali
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved