Rabu, 29 April 2026

Celana dalam Bekas Laku 105 Juta Ini Pemiliknya

Sebuah celana dalam bekas laku Rp 105 juta, hanya gara-gara satu simbol kecil. Setelah dilihat rupanya pemilik celana dalam bekas itu memang bukanla

Editor: Ferry Ndoen
mirror.co.uk
Eva Braun 

POS KUPANG.COM--- Sebuah celana dalam bekas laku Rp 105 juta, hanya gara-gara satu simbol kecil.

Setelah dilihat rupanya pemilik celana dalam bekas itu memang bukanlah orang biasa.

Tak heran jika celana dalam bekas itu laku hingga Rp 105 Juta, meski kondisinya sudah kumal.

Mencuci Saja Tak Cukup, Inilah 6 Hal yang Harus Kita Perhatikan Agar Celana Dalam Terhindar dari Bakteri
Mencuci Saja Tak Cukup, Inilah 6 Hal yang Harus Kita Perhatikan Agar Celana Dalam Terhindar dari Bakteri (istock)

Rupanya simbol yang ada di celana dalam itu menunjukan bahwa pemiliknya dulu adalah Eva Braun.

Eva Braun (Mirror)
Eva Braun adalah istri dari Adolf Hitler, yang merupakan pemimpin Partai Nazi.

Dilansir dari Mirror, celana dalam itu saat ini terjual kepada seorang kolektor pribadi.

Tak tanggung-tanggung celana dalam itu dihargai 6.000 pound sterling (sekitar Rp 105 juta).

Sebetulnya barang-barang itu awalnya masing-masing diperkirakan akan terjual seharga 800 pound sterling (Rp 14 juta).

Celana dalam
Celana dalam (mirror.co.uk)

Namun banyak kolektor yang menginginkan benda tersebut, sehingga harganya langsung melesat naik.

Celana dalam putih milik Eva Braun memiliki inisial monogram Braun yang dibordir dan label yang menyatakan mereka dirajut di Bavaria pada 1944.

Meski celana dalam itu dalam kondisi yang baik, tanda-tanda usia dengan warna yang berubah tak bisa dihindarkan.

Selain celana dalam, dalam lelang itu dijual juga baju tidur berenda putih yang juga memiliki monogram Braun dijual dengan total 2.600 pound sterling.

celana dalam bekas (Mirror)
Kedua barang tersebut dijual oleh seorang kolektor memorabilia Perang Dunia Kedua (PD II) yang telah memilikinya selama lebih dari 50 tahun.

Pelelang Jonathan Humbert mengatakan, "Masih ada minat abadi pada artefak pribadi dari tokoh-tokoh tingkat tinggi yang terkenal dari Perang Dunia II dan karenanya barang-barang semacam itu, bahkan tanpa asal, harganya mahal.

"Kami menerima tawaran untuk benda-benda itu minggu lalu jauh sebelum kami membuka lelang.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved