Saat Banjir Banyak Pengendara Motor Jatuh di Nangateke
Saat hujan dan terjadi banjir, banyak pengendara sepeda motor jatuh saat melintas di Nangateke
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Warga Nangateke Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Adol Juda (30) melaporkan bahwa saat hujan dan terjadi banjir, banyak pengendara sepeda motor jatuh saat melintas di Nangateke.
Pasalnya material lumpur menumpuk dibadan jalan dan batuan berukuran besar guling dari atas bukit.
"Sudah banyak orang jatuh disini. Termasuk saya pernah jatuh beberapa waktu lalu karena licin dan material banjir menumpuk dibadan jalan," ujar Adol, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (27/1/2020).
• Antisipasi Virus Corona, Begini Proses Pemeriksaan di Bandara El Tari Kupang
Adol mengatakan ruas jalan trans Mbay - Watuapi tepatnya di Nangateke Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo itu beberapa hari lalu dipenuhi material banjir dan saat ini sudah dibersihkan.
Beberapa hari lalu, ruas jalan arah ke Watu Api tersebut dipenuhi material banjir. Hal tersebut karena hujan lebat yang melanda itu sehingga menyebabkan banjir.
Ia mengaku bersyukur karena pemerintah cepat merespon dengan mendatangkan alat berat membersihkan material banjir seperti lumpur, batuan juga pasir campur tanah yang disapu banjir dari atas bukit.
• Yohanes Rumat Minta Pemerintah Jangan Berhentikan Tenaga Honorer
Warga lain, Ambrosius Ota (26) mengaku memang jalan satu-satunya ke Watu Api dan trans utara adalah melintasi Nangateke.
"Ini masih daerah Aeramo. Kalau sudah di Tanjung itu perbatasan dengan desa yang mengarah ke Watuapi," ujar Ota.
Ota mengaku jika musim hujan hendaknya berhati-hati dan selalu waspada karena tidak tau apakah banjir atau tidak.
"Kita hati-hati saja. Pas lewat musim hujan harus waspada," ujar dia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)