Thermal Scanner Sudah Terpasang di Tiga PLBN

Motamasin, satu 1 TPI Napan dan empat pos lintas batas tradisional yaitu, Turiskain, Haumeniana, Builalu dan Laktutus.

Thermal Scanner Sudah Terpasang di  Tiga PLBN
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Alat thermal scanner yang terpasang di PLBN Wini. Gambar diambil, Jumat (24/1/2020). 

Thermal Scanner Sudah Terpasang di Tiga PLBN

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah kerja Kantor Imigrasi Atambua yaitu, PLBN Motaain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini memiliki
CIQ (Custom, Immigration, Qarantine) dan dilengkapi alat scan suhu tubuh (thermal scanner) minimal satu unit setiap PLBN.

Pemasangan alat ini sudah menjadi standar operasional prosedur (SOP) di PLBN. Dengan adanya alat ini maka petugas kesehatan karantina dengan mudah mendeteksi suhu badan para pelintas batas dan bila ditemukan ada pelintas yang terdeteksi suhu panas maka akan dilakukan upaya tindak lanjut oleh petugas.

Sejauh ini, belum ada laporan dari petugas kesehatan karantina terkait adanya pelintas batas yang terdeteksi infeksi virus corona. Meski demikian, Imigrasi tetap meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi lintas instansi yang bertugas di PLBN.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K.A Halim kepada Pos Kupang.Com, Jumat (24/1/2020). Menurut Halim, upaya pencegahan virus corona agar tidak masuk ke wilayah Indonesia sudah menjadi antensi pimpinan pusat dan selaku kepala imigrasi, ia terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan lintas intansi yang bertugas di PLBN.

Dipastikan melalui proses pemeriksaan petugas Bea dan Cukai, Imigrasi dan Karantina yang dikenal dengan sebutan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) dapat mencegah masuknya coronavirus ke Indonesia.

Menurut Halim, sejauh ini belum ada laporan terkait adanya pelintas batas yang terdeteksi infeksi virus corona. Meski demikian, Imigrasi tetap meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan berkoordinasi dan kerja sama dengan instansi-instansi yang bertugas di PLBN seperti pihak PLBN, Karantina, Bea Cukai, Satgas Pamtas RI-RDTL dqm Kepolisian.

Halim menambahakan, jumlah Pos Lintas Batas di wilayah kerja Imigrasi Atambua sebanyak tiga PLBN yakni PLBN Motaain, Wini, Motamasin, satu 1 TPI Napan dan empat pos lintas batas tradisional yaitu, Turiskain, Haumeniana, Builalu dan Laktutus.

Terpisah, Kepala Balai Karantina Kupang, Nur Hartanto yang dikonfirmasi Pos Kupang.Com dari Atambua ke Kupang, Jumat (24/1/2020) mengatakan, ia sudah berkoordinasi dengan petugas kesehatan di PLBN Motaain dan Motamasin terkait upaya antisipasi virus corona agar tidak masuk ke Indonesia.

Menurut Nur, di PLBN ada petugas kesehatan karantina pelabuhan (KKP) yang menangani masalah seperti ini. Selain petugas, di PLBN juga sudah memiliki alat deteksi suhu badan bagi pelintas yang masuk.

Menurut Nur, dari laporan petugas KKP, belum ditemukan adanya pelintas yang terinfeksi virus corona.

"Belum ada laporan. Belum ditemukan adanya pelintas yang terinveksi virus corona", ujar Nur.

Ezechiel NDouassel Resmi Pamit dari Persib Bandung, Kata-kata Perpisahan Bikin Haru

Presiden Jokowi Peringatkan Yasonna Laoly: Hati-hati! Ada Apa?

Lanjut Nur, petugas karantina memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap hewan, produk hewan seperti daging, sosis atau produk yang berpotensi membawa coronavirus. Sampai saat ini, daging asal Timor Leste dilarang masuk ke Indonesia karena Timor Leste sedang dalam kondisi terpapar virus ASF atau virus babi. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved