News

Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Sandinawa-TTU Rp 4 miliar, Jaksa Mulai Lakukan Pulbaket, Siap-siap!

Pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang diadukan oleh Robertus Kefi itu dilakukan guna mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket)

Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Sandinawa-TTU Rp 4 miliar, Jaksa Mulai Lakukan Pulbaket, Siap-siap!
KOMPAS.com/Dok. HaloMoney.co.id
Ilustrasi uang 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, COM,L KEFAMENANU -Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu telah memanggil sejumlah pihak yang dilaporkan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Penjaminan Mutu Universitas Timor (Unimor), Robertus Kefi, terkait dugaan pernyalagunaan dana hibah sebesar Rp 4 miliar lebih dari Yayasan Pendidikan Cendana (Sandinawa) ke Universitas Negeri Timor (Unimor).

Pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang diadukan oleh Robertus Kefi itu dilakukan guna mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait penggunaan dana dari yayasan tersebut.

Kajari Kefamenanu, Bambang Sunardi, kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (21/1), mengakui pihaknya melakukan pemanggilan terhadap para pihak tersebut guna meminta klarifikasi terkait pengelolaan dana hibah tersebut, apakah memang ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para pihak tersebut atau tidak.

"Betul, kita sudah mengundang rekan-rekan dari Unimor sendiri, apakah ada perbuatan melanggar hukum atau tidak. Karena apa, ini kan kita harus berbicara satu dulu asalnya dari yayasan, setelah itu yayasan jadi negeri, lalu kita kaji, yayasan seperti apa, dan negeri seperti apa, baru kita ketahui titik temunya seperti apa," ungkap Bambang.

Setelah mengetahui semua keterangan dari beberapa pihak tersebut, jelas Bambang, pihaknya melakukan kesimpulan terhadap dugaan kasus tersebut dengan didukung sejumlah alat bukti yang ada. "Kalau sekarang kami belum bisa menyimpulkan," terangnya.

Bambang menuturkan, dalam melakukan pemanggilan tersebut, para pihak yang dilaporkan oleh Robertus Kefi sudah dimintai keterangan, termasuk mantan Rektor Unimor Prof. Sirilius Seran, yang diduga paling bertanggung jawab dalam pengelolaan dana hibah dari Yayasan Sandinawa tersebut.

"Hari ini mantan rektor karena mengerucut ke situ," tuturnya.

Saat ini, kata Bambang, pihaknya sedang melakukan pulbaket terkait dengan dugaan kasus tersebut.

"Jika nantinya data dan keterangan sudah diperoleh semua dari berbagai pihak, kita segera melakukan kajian dan menyimpulkan status kasus tersebut apakah bisa ditingkatkan ke penyelidikan dan penyidikan. Kalau nanti kita temukan ada perbuatan melawan hukum dan ada kerugian negara, pasti kita akan tingkatkan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan Rektor Unimor, Prof. Sirilius Seran diadukan ke kejaksaan, Kamis (12/12/2019), oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Penjaminan Mutu Unimor, Robertus Kefi. Prof. Sirilius Seran diadukan terkait pengelolaan dana hibah Rp 4 miliar lebih dari Sandinawa tahun 2015.

Pasalnya, Prof. Sirilius Seran bertindak sebagai orang yang menerima dan menggunakan dana miliaran rupiah tersebut. Bukan hanya Prof. Sirilius Seran, namun ada beberapa pihak lain yang dilaporkan dalam kasus ini. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved