Distribusi Kontainer Sampah Harus Didukung Sosialisasi dan Edukasi

Tiga dari delapan kontainer sampah itu masing-masing ditempatkan di Pasar Pada, Pasar Lamahora dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Distribusi Kontainer Sampah Harus Didukung Sosialisasi dan Edukasi
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata, Kanisius Making sedang memantau pendistribusian kontainer sampah di TPI Lewoleba, Rabu (22/1/2020) 

Distribusi Kontainer Sampah Harus Didukung Sosialisasi dan Edukasi

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata telah mendistribusikan sebanyak 8 kontainer sampah di setiap kelurahan di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Rabu (22/1/2030). Kontainer sampah ini diharapkan mampu dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat pembuangan sementara sebelum sampah dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tiga dari delapan kontainer sampah itu masing-masing ditempatkan di Pasar Pada, Pasar Lamahora dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata Kanisius Making berharap yang dibuang di dalam kontainer itu sampah dan bukan batu atau kayu.

"Jadi sudah tidak ada alasan untuk buang sampah tanya lagi ke mana karena tidak ada tempat. Selama ini kan begitu," tegas Kanis ditemui di TPI Lewoleba.

Selain di pasar, pihaknya juga menempatkan kontainer sampah berwarna kuning itu di lokasi-lokasi sampah biasa menumpuk.

Kanis menyebutkan sampah di dalam kontainer yang sudah penuh akan diangkut oleh petugasnya untuk dibawa ke TPA.

Menurutnya, pengadaan kontainer sampah ini sudah dianggarkan sejak tahun 2019. Lalu, tahun ini akan ada terobosan lain di setiap kelurahan. Mantan Kasat Pol PP Kabupaten Lembata ini menerangkan nantinya akan ada 5-7 motor bentor di kelurahan yang dimanfaatkan untuk mengangkut sampah.

"Kota ini luas sekali. Oleh karena itu, sampah ini tanggungjawab kita semua," tandasnya.

Kanis menjelaskan ada enam titik krusial sampah di Kota Lewoleba yakni lokasi di depan Toko Trisakti Wangatoa, Simpang Lima Wangatoa, Lokasi Depan Kantor Bupati Lama, lokasi Depan Toko Serena, lokasi Perempatan Olimpic, dan Jalan Eugene Smith.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata hanya memiliki 16 orang petugas sampah. Kanis sendiri mengakui jumlah tenaga lapangan masih sangat sedikit.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved