Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Tradisi Smater Maumere, Perkenalkan Kepala Sekolah Baru

Smater Maumere di Pulau Flores melakukan pergantian pimpinan sekolah itu. Mereka juga memperkenalkan kepala sekolah baru.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Ketua Yayasan Mardiwiyata Malang, Frater Polikarpus, BHK (kemeja batik/kanan) dan Kepala SMPK Frater Maumere, Frater Herman Yoseph, BHK (jubah) menyaksikan serahterima Kepala Smater Maumere dari Frater Dominikus, BKH (kanan) kepada Frater Paskalis, BHK, Senin (20/1/2020). 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Yayasan Mardiwiyata-Malang, Jawa Timur, pengelola SMAK Frater ( Smater) Maumere di Pulau Flores melakukan pergantian pimpinan sekolah itu. Mereka juga memperkenalkan kepala sekolah baru.

Kepala Smater, Frater Dominikus, BHK mendapat tempat baru menjadi kepala biara atau pimpinan komunitas di Frateran Podor, Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Frater Domi memimpin sekolah itu selama setahun.

"Tempat yang ditinggalkan Frater Dominikus digantikan Frater Paskalis, BHK. Sebelumnya dia menjabat magister novisiat di Malang," kata Ketua Yayasan Mardiwiyata, Frater Polikarpus, BHK kepada pos-kupang.com, Senin (20/1/2020) di Maumere.

BREAKING NEWS: Kebakaran di Lasiana Kupang Hanguskan Rumah Bripka Taroci Nawagala

Pada hari Senin, Frater Paskalis diperkenalkan kepada ratusan siswa dan guru dalam apel di halaman Smater. Perkenalan ini sekaligus menjadi ajang serah terima jabatan.

Frater Polikarpus mengaku percaya kepada Frater Paskalis dengan pengalaman pengalaman mendampingi para calon frater, Frater Paskalis mampu mengelola sekolah yayasan ini.

Pesan Wabup Thomas Ola Langoday Saat Sambut Andreas Wisnu Saputro yang Jadi Kalapas Lembata

"Jam terbangnya bagus. Pekerjaan rumah ke depan membawa obor Smater terus berkobar di bidang akademik dan non akademik. Jangan kasih kendor," ujar Frater Polikarpus.

Frater Polikarpus, mengakui meski Smater baru berusia 15 tahun, para siswa dan guru telah mencatat banyak prestasi akademik dan non akademik membanggakan yang menjadikan Smater salah satu pilihan para siswa di NTT.

Frater Paskalis mengaku jabatan Kepala Smater Maumere menjadi pertaruhan harga diri sekolah dengan berbagai prestasi akademik dan non akademik.

"Saya sedikit cemas karena kemampuan para guru dan siswa yang banyak di sini," imbuh Frater Paskalis.

Menurut Frater Paskalis, pendidikan nilai menjadi perhatian menjadikanya unggul dalam sikap (pribadi) dan profesional (pekerjaan). "Pribadi yang oke, di pekerjaan menjadi orang yang profesional. Menanam keunggulan menuai kemandirian," kata Frater Paskalis. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, eginius mo'a).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved