News

Wabup Jerry Manafe Geram Mendengar Keluhkan Warga Pelayanan di Dukcapil Kupang Buruk, Awas Ya!

Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kupang saban hari makin buruk.

POS KUPANG/EDY HAYONG
Warga yang antre menunggu petugas pelayanan administrasi kependudukan di Oelamasi, Selasa (14/1/2020) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Edy hayong

POS KUPANG, COM, OELAMASI - Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kupang saban hari makin buruk.

Kondisi ini mendapat reaksi dari warga yang datang melakukan pengurusan administasi kependudukan, Selasa (14/1) di mana waktu menunjukkan pukul 09.00 Wita, tetapi petugas yang melayani cuma satu orang.

Salah seorang warga Kecamatan Kupang Tengah yang minta namanya tidak dikorankan ketika menghubungi Pos Kupang menceritakan bahwa pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Kupang sangat buruk.

Dia lalu menggambarkan situasi bahwa pada Selasa (14/1), sedikitnya puluhan warga sejak pukul 06.30 Wita sudah datang mengantre di loket pelayanan. Namun, sampai pukul 09.00 Wita hanya satu petugas yang melayani, sementara kursi loket lainnya kosong tanpa ada petugas.

"Saya memang baru pertama kali datang mengurus administrasi kependudukan. Dugaan saya kondisi ini bukan baru sekali ini tapi mungkin setiap hari seperti ini molor waktunya," katanya kesal.

Dia sempat menanyakan ke beberapa warga yang hadir soal kondisi ini dan diakui warga lain bahwa hampir setiap hari petugas sering terlambat masuk kantor hingga pukul 09.00 atau pukul 10.00 wita. Sedangkan di sisi lain warga diminta datang pagi untuk mengambil nomor antrean agar mendapatkan pelayanan.

"Saya minta supaya pak bupati dan wakil bupati harus tegas terhadap petugas pelayanan di loket. Kasihan warga yang datang dari Amfoang atau Semau jauh-jauh mau urus cepat akhirnya molor," pintanya.

Secara terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe, ketika dimintai pendapatnya terkait kondisi itu sangat geram.

Wabup Jerry berjanji akan turun ke dinas tersebut untuk mendapatkan gambaran apa penyebabnya sehingga pelayanan dari hari ke hari kepada warga bukan semakin baik, tapi malah semakin buruk.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, molornya pelayanan bukan karena jaringan.

Pelayanan selama ini tidak menggunakan internet tetapi ada jaringan khusus akses VPN Kemendagri. Alasan soal jaringan internet mengada-ada dan penyebab utamanya karena petugas terlambat masuk kantor. *

Penulis: Edy Hayong
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved