49 Peserta Ikut Simulasi Tes CPNS Lembata
Sebanyak 149 peserta CPNS Kabupaten Lembata mengikuti simulasi tes Computer Assisted Test ( CAT)
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sebanyak 149 peserta CPNS Kabupaten Lembata yang lulus ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Jumat (17/1) mengikuti simulasi tes Computer Assisted Test ( CAT) di Aula Kantor Bupati Lembata.
Simulasi yang hanya berlangsung selama sehari ini memang bertujuan untuk memastikan para peserta paham secara teknis pelaksanaan tes dan sekaligus mempersiapkan komputer-komputer yang akan digunakan dalam keadaan baik dan siap pakai.
• Pantai Nunhila Kota Kupang Dipenuhi Sampah
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lembata, Patris Ujan mengatakan total ada 2890 peserta CPNS Kabupaten Lembata yang lolos seleksi administrasi dan selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Saat SKD nanti akan dilakukan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi. Tiga orang Tim teknis dari BKN Regional X Denpasar memantau langsung proses simulasi.
Proses simulasi dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama berjumlah 60 peserta, sesi kedua berjumlah 60 dan sesi ketiga berjumlah 29 peserta sehingga total ada 149 peserta.
• Anggota Koperasi di Manggarai Ini Pernah Berjaya, Pasok Sayur ke Labuan Bajo, Lihat Kondisi Saat Ini
Patris berujar secara nasional jadwal SKB baru dimulai pada tanggal 27 Januari 2020, tetapi jadwal untuk daerah masih belum bisa dipastikan.
"Minggu depan baru dapat jadwal untuk daerah," ungkapnya, di sela-sela simulasi.
Tim BKD Lembata juga akan siapkan 100 unit komputer untuk pelaksanaan tes nanti. Sedangkan pada saat simulasi baru disiapkan sebanyak 60 unit komputer.
"Rencananya akan ada lima sesi tes. Dengan jumlah yang ada bisa jadi hari keenam sudah selesai," tandasnya.
Patris menambahkan ada 101 orang yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi dan ada dua orang yang akhirnya dinyatakan lulus setelah melakukan sanggah dan ada yang sudah dinyatakan lulus tapi setelah masa sanggah dinyatakan tidak lulus karena berbagai pertimbangan.
"Semua teknis itu sama seperti tahun lalu, semulasi ini tujuannya untuk bantu peserta supaya siap dan tidak salah," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/49-peserta-ikut-simulasi-tes-cpns-lembata.jpg)