BUMDes Wanga, Sumba Timur Kelola Kios Jual Sembako

Desa Wanga di Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes di Desa Wanga ini membuka usaha kios unt

BUMDes Wanga, Sumba Timur Kelola Kios Jual Sembako
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Sekertaris Desa Wanga, Albertus Lili Kondamara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Desa Wanga di Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes di Desa Wanga ini membuka usaha kios untuk menjual bahan sembako seperti beras, minyak goreng, makanan ringan dan lain sebagainya.

Sekertaris Desa Wanga, Albertus Lili Kondamara ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM, Selasa (14/1/2020) menjelaskan, Desa Wanga sudah memiliki BUMDes sejak dari tahun 2018 atau sudah dua tahun lamanya. Pengelolaan BUMDes dengan membuka kios menjual bahan-bahan Sembako.

Begini Keyakinan Pelati Aji Santoso pada 2 Pemain Muda Persebaya, Prospek & Masa Depan Cerah

Albertus mengatakan, BUMDes tersebut dibuatkan Peraturan Desa (Perdes) kemudian diserahkan kepada pengurus yang mengelolanya. Pengurus BUMDes itu sebanyak 7 orang yang merupakan masyarakat setempat.

Kata dia, kini pengelolaan BUMDes tersebut berjalan dengan baik. Pada tahun 2017 sebagai taraf ujicoba kepada pengurus, pihak desa memberikan modal 10 juta kepada pengurus untuk mengelolanya.

Kata dia, karena taraf uji coba itu berjalan dengan baik pengelolaan Kios itu berkembang bagus, pada Tahun 2018 pihak Desa memberikan modal 40 juta dan tahun 2019 ditambahkan modal 50 juta kepada pengurus BUMDes untuk pengelolaan kios penjualan Sembako itu.
Dari penjualan bahan Sembako tersebut sudah memiliki keuntungan yang bagus.

Bursa Transfer Pemain Terbaru Liga 1 2020: Arema FC Rekrut Pemain Liga Italia, Maung Bandung Merapat

"BUMDes kami berjalan dengan baik setelah mulai dibentuk atau diaktifkan sejak tahun 2018 lalu. Sudah memiliki keuntungan dan keuntungan itu sebagian dikasih ke Desa sebagian diserahkan ke pengurus untuk mengelola usaha kios itu dan sebagian sebagai keuntungan mereka,"ungkap Albertus.

Albertus juga berharap agar BUMDes itu dapat berjalan dengan baik dan semakin berkembang ke depan. Sehingga diminta kepada pengurus BUMDes agar mengelolanya dengan baik demi meningkatkan pendapat baik masyarakat maupun Desa itu sendiri.

Desa Praikarang di Kecamatan Nggoa juga sudah memiliki BUMDes dengan pengelolaan kios penjualan bahan sembako. BUMDes itu berdiri sejak awal Tahun 2019 lalu dengan modal awal Rp 50 juta.

Sekertaris Desa Praikarang Martinus Manang menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (14/1/2020) sore.

Martinus mengatakan, modal Rp 50 juta itu sekitar Rp 11 juta diambil untuk pembangunan bangunan kios. Kini pengelolaan kios penjualan sembako ini berjalan dengan baik. Diharapkan BUMDes itu tetap berjalan dan dapat berkembang dengan baik ke depan demi kemajuan desa.

Dikatakan Martinus, kedepan rencananya BUMDes itu juga akan dijual hasil-hasil pertanian dan makanan lokal yang dikelola dari pangan lokal.

"Kita harapkan hasil padi sawah dari masyarakat petani disini untuk mereka bisa tampung di BUMDes ini,"pungkas Martinus.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Timur, Frenki Ranggambani ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM mengaku belum mengetahui berapa desa yang sudah memiliki BUMDes dan berapa desa yang BUMDesnya berjalan baik serta berapa BUMDes yang tidak berjalan alias macet, sebab ia dilantik menjadi kepala Dinas PMD baru beberapa waktu yang lalu.

"Saya baru jadi kepala Dinas PMD beberapa waktu yang lalu jadi saya masih cari tahu datanya,"ungkap Frenki. (*)
Area lampiran

Sekertaris Desa Wanga, Albertus Lili Kondamara.
Sekertaris Desa Wanga, Albertus Lili Kondamara. (POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved