Natal Bersama Progdi Keperawatan Waingapu, Begini Pesan Romo Eduard

Politeknik Negeri Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang Progdi Keperawatan Waingapu melaksanakan Natal dan T

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Foto bersama usai Perayaan Natal dan Tahun Baru di Prodi Keperawatan Waingapu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Politeknik Negeri Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang Progdi Keperawatan Waingapu melaksanakan Natal dan Tahun Baru 2020 bersama.

Dengan Tema 'Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang' Natal dan Tahun Baru bersama itu dilaksanakan di Kampus Prodi Keperawatan Waingapu, Kamis (9/1/2020) siang.

Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama itu diawali dengan ibadah bersama. Ibadah renungan dibawakan oleh Romo Eduard Sabatudung dari Paroki Kambajawa dan doa syafaat oleh Pdt Daud Kabunang.

Ibadah bersama itu diikuti oleh para mahasiswa, dosen/tenaga kependidikan, mantan guru SPK/dosen senior yg sudah purna tugas, kamandan Koramil dan tetangga.

BREAKING NEWS: Puting Beliung dan Banjir Porakporandakan 2 Desa di Lamba Leda Manggarai Timur

Romo Eduard Sabatudung dalam khotbahnya berpesan menjadi sahabat bagi semua orang, adalah sebuah kondisi yang menuntut kita semua agar berani keluar dari zona nyaman untuk menerima semua orang di sekitar kita tanpa melihat warna kulitnya, atau melihat asalnya dari mana, maupun apa agamanya.

"Jadi komunitas di kampus ini, harus mampu keluar dari zona nyaman, agar bisa menjadi sahabat bagi semua orang. Tema Natal tahun ini yang diambil dari Yohanes 15:14-15 'Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang' mengajarkan kepada semua orang percaya untuk bisa mengimplementasikan apa yang sudah dilakukan Yesus dalam pelayananNya yang tidak pernah membedakan kelompok masyarakat yang satu dengan yang lainnya,"pesan Romo Eduard.

KPK Selidiki Sumber Dana Suap, Komisioner KPU Wahyu Setiawan Diduga Terima Rp 600 Juta, SIMAK

"Perayaan Natal dan Tahun Baru sudah kita lakukan setiap tahun dalam hidup kita. Tetapi apakah kita bosan merayakannya, saya yakin tidak, karena merayakan Natal adalah bagaimana kita bersyukur menerima anugerah keselamatan yang dibawa oleh Bayi Yesus bagi seluruh umat manusia di dunia, dan kita sebagai orang Kristen patut mensyukurinya,"tambah Romo Eduard.

Pemain Penang FA Sergio Aguero Segera Gabung Persib Bandung, Lihat Skill-nya

Ketua Prodi Keperawatan Waingapu, Maria Kareri Hara, S.Kep.,Ns, M.Kes.,dalam kesempatan itu meminta kepada semua karyawan dan mahasiswa untuk bisa mengenyampingkan semua perbedaan. Dan bahu-membahu meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan kualitas Prodi Keperawatan Waingapu.

"Saya bersyukur dan bangga karena memiliki teman-teman yang luar biasa di Prodi Keperawatan Waingapu. Karena tanggung jawab saya sebagai Ketua Prodi sesuatu yang sangat berat, karena saat ini harus melakukan proses reakreditasi dan program Ners, dan juga program S-1 Keperawatan yang tentunya membutuhkan energi, dan waktu yang besar, sehingga saya pasti tidak akan mampu melakukannya sendiri disini,"imbuhnya.

Maria juga menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk membuka kelas untuk peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa Jepang, agar ke depan alumni Prodi Keperawatan Waingapu bisa juga bekerja di luar negeri.

"Saat ini Jepang membutuhkan perawat Lansia yang sangat banyak, dan alumni Prodi Keperawatan Waingapu harus bisa menjawab kebutuhan tersebut,"kata Maria.

Maria juga mengharapkan, agar dukungan yang sudah diperolehnya dari keluarga, para tenaga dosen dan tenaga kependidikan di Prodi Keperawatan Waingapu untuk persiapan reakreditasi yang sudah berjalan selama ini, tetap berjalan hingga proses reakreditasi selesai.

"Kita tinggal memgupload dokumen reakreditasi yang kita harapkan bisa mendapatkan minimal nilai B, tetapi kalau Tuhan berkenan, kita bisa dapat nilai A, sehingga kita semua bisa lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas kita disini. Jadi kalau suami/istri bapak/ibu masih pulang sampai jam 21:00 Wita atau lebih, itu kami mempersiapkan reakreditasi dan saya sangat berterimakasih untuk pengertian baiknya,"tandasnya.

Ketua panitia pelaksana, Domianus Namuwali, S.Kep, Ns, M.Kep dalam laporannya menguraikan, perayaan Natal dan Tahun Baru ini sebagai bentuk untuk memperingati kesederhanaan Yesus yang lahir di Betlehem ribuan tahun silam. Meskipun Yesus adalah seorang Raja yang harusnya lahir di sebuah Istana, rela merendah untuk lahir di sebuah kandang domba, karena keberdosaan manusia, untuk kemudian membawa manusia kembali ke dalam kemuliaan Tuhan.

"Saat ini kita merayakan Natal dan Tahun Baru bersama, agar kembali merefleksikan semangat melayani dalam kesederhanaan yang dilakukan Yesus bagi umat manusia, dengan rela datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia, bahkan harus lahir di kandang domba. Jadi marilah kita semua belajar agar saling melayani, tanpa membedakan satu dengan yang lain,"Ajak Domianus.

Adapun melalui momen Natal dan Tahun Baru bersama itu, pihak Prodi Keperawatan Waingapu memberikan sebuah cincin emas kepada salah satu karyawan sebagai ASN Pemda yang diperbantukan di Prodi Keperawatan Waingapu Nikolas Pa yang purna tugas.
Pemberian cincin emas itu diserahkan langsung oleh Ketua Prodi Keperawatan Waingapu sebagai tanda kebersamaan yang tetap terjalin. (*)
Area lampiran

Foto bersama usai Perayaan Natal dan Tahun Baru di Prodi Keperawatan Waingapu.
Foto bersama usai Perayaan Natal dan Tahun Baru di Prodi Keperawatan Waingapu. (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved