Minggu, 3 Mei 2026

Ini Alasan Donald Trump Marah lalu Bunuh Qasem Soleimani di Irak, Libatkan 7 Negara

KEMATIAN Jenderal Qasem Soleimani meninggalkan misteri tentang apa latar belakang, maksud, dan tujuan operasi pmbunuhan keji yang dijalankan

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
hinkstock /Kompas.com
Ilustrasi rudal balistik atau rudal antar benua dengan jarak terbatas. 

POS KUPANG.COM--KEMATIAN Jenderal Qasem Soleimani meninggalkan misteri tentang apa latar belakang, maksud, dan tujuan operasi pmbunuhan keji yang dijalankan Pentagon dan CIA itu.

Betulkah hanya karena ambisi Donald Trump merebut simpati jelang Pilpres AS dan proses pemakzulan dirinya?

Benarkah ini murni konflik AS vs Iran? Betulkah Qasem Soleimani dan Pasukan Quds sedang menyiapkan serangan khusus ke pasukan AS?

Nyalakan Flare Berkali-Kali, 6 Klub Kena Denda Komdis PSSI Rp 200 Juta Termasuk Persija dan Persib

Ada apa di balik tragedi di Baghdad yang hampir menyulut perang besar ini?

Federico Piaracinni dari The Strategic Culture Foundation dan analis independen tentang geopolitik menulis di situs The Duran, Kamis (9/1/2020), soal hal ini.

Penyebab pembunuhan Qasem menurutnya jauh lebih pelik dari yang dibayangkan orang.

Info Terbaru Pemain Persib Liga 1 2020: Resmi Kontrak 7 Pemain Dua Tahun, Ini Nama Pemain Terbaru

Peristiwa itu termasuk klimaks ketegangan antara Trump dan PM Irak Adil Abdul-Mahdi.

Spektrum peristiwanya menyangkut kepentingan besar Cina, Saudi Arabia, juga Qatar.

Kasusnya juga menyangkut bisnis migas Timur Tengah, pemenuhan infrastruktur dan kelistrikan di Irak, serta masa depan dolar AS sebagai alat transaksi dagang internasional.

Kok bisa? Begini konstruksi ceritanya menurut Pieracinni.

Kisah gelap ini sesungguhnya dibuka Adil Mahdi lewat serangkaian pernyataannya di televisi setelah Qasem Soleimani terbunuh.

Lebih detail lagi ia ungkapkan di parlemen Irak, meski usahanya membuka rahasia ini dihalang-halangi AS lewat Ketua DPR Irak Mohammad al-Halboussi.

Tokoh ini berlatar Sunni, dan punya loyalis cukup kuat.

Gedung Putih menggunakan golongan ini untuk menekan Adil Abdul-Mahdi.

Lantas, kenapa Abdul-Mahdi yang digencet?

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved