Angin Kencang Melanda NTT

Hujan Disertai Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Lembata

Hujan disertai angin kencang robohkan rumah warga di Kabupaten Lembata Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM/Foto Forum PRB Lembata
Warga bersama personil Polri dan TNI melakukan membersihkan sisa-sisa rumah yang diterjang angin kencang di Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata, Minggu (5/1/2020) 

Hujan disertai angin kencang robohkan rumah warga di Kabupaten Lembata Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Lembata pada Minggu (5/1/2020) pagi ternyata merobohkan sejumlah rumah warga di beberapa desa di Kabupaten Lembata.

Tercatat, ada 12 rumah di Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang yang terjadi di wilayah setempat. Informasi dari Forum Penanggulangan Risiko Bencana Kabupaten Lembata, kerusakan rumah akibat angin kencang juga terjadi di Desa Hadakewa yakni sebanyak 12 rumah dan satu rumah di Lewoeleng Kecamatan Lebatukan. Tiga perahu nelayan Desa Hadakewa juga terpantau mengalami kerusakan.

8 Rumah Warga di Reok Manggarai Porakporanda Disapu Angin Kencang

Camat Ile Ape Stanislaus Kebesa Langoday saat dikonfirmasi membenarkan adanya 12 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut.

"Ada 8 rumah yang mengalami kerusakan berat akibat angin kencang di kolipadan Kecamatan Ile Ape," katanya saat dihubungi, Minggu (5/1/2020).

Menurut Stanis, kejadian tersebut sudah langsung dilaporkan kepada Bupati Lembata, Badan Penanggulangan Bencana Kab. Lembata serta Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Lembata dan saat ini Tim Penanggulangan Bencana Kabupaten Lembata sedang menuju ke Desa Kolipadan untuk melakukan penanganan secara Teknis.

Cuaca Buruk Penyeberangan Kapal Feri dari Kupang ke Daerah di NTT Dibatalkan

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan Ile Ape bersama Polres Lembata dan pihak TNI sedang berada di lokasi melakukan pendataan dan membersihkan puing-puing rumah warga sambil menunggu arahan dari dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata.

Stanis juga menginformasikan, angin kencang juga menyebabkan beberpa pohon tumbang menimpa jalan dan menggangu aktivitas masyarakat serta merusak jaringan listrik di Desa Petuntawa kecamatan Ile Ape.

Disinggung soal kerugian akibat angin kencang yang melanda Desa Kolipadan dan sejumlah desa di kecamatan Ile Ape, ia mengatakan masih melakukan pengecekan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Lembata Janes H. Simamora melalui Paur Humas Polres Lembata Aipda Semuel C.H Kubela menjelaskan, Kapolres Lembata telah memerintahkan anggotanya untuk ke lokasi kejadian dan membantu masyarakat terdampak.

"Anggota Polisi bersama TNI sudah di perintahkan untuk membantu masyarakat terdampak di lokasi itu," katanya.
Aipda Semuel juga menjelaskan kalau dalam Pelaksanaan Monitoring dan Pemantauan lokasi Bencana, Pihak Personil Polres Lembata yang dikoordinasikan Oleh Kasat Sabhara Polres Lembata IPTU Ola Angin Leonardus dan Kapolsubsektor Ile Ape AIPTU Udin Abdullah bersama Piket SPK membantu membersihkan / membereskan atap - atap seng yang terbongkar. Turut serta dalam Kegiatan tersebut, Camat Ile Ape dan Danramil 1624 -03 Lewoleba, Mayor Inf Chb Ikhsan dan Anggota TNI AD Koramil 1624 -03 Lewoleba.

Untuk diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebelumnya menjelaskan jika sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur, termasuk di Lembata, berpotensi terjadi angin kencang di serta hujan deras dalam sepekan ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved