TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI : Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Bukit Cinta Lembata: Tempat Magis Menyaksikan Sunset

Sama seperti aktivitas manusia, ada waktunya dia bangun lalu bekerja dan ada waktu pula dia pulang ke peraduan.

TRIBUN WIKI : Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Bukit Cinta Lembata: Tempat Magis Menyaksikan Sunset
Dokumentasi Disparbud Kabupaten Lembata
Pemandangan senja hari di Kawasan Wisata Bukit Cinta Lembata 

Jalan-jalan ke Kawasan Wisata Bukit Cinta Lembata: Tempat Magis Menyaksikan Sunset

POS-KUPANG.COM--Awalnya saya tak terlalu tertarik pada matahari terbenam (sunset). Toh, itu hanya sekadar ritual rutin setiap hari. Sama seperti aktivitas manusia, ada waktunya dia bangun lalu bekerja dan ada waktu pula dia pulang ke peraduan.

Anehnya, banyak orang tak bosan-bosan menyaksikan sunset. Selain terbit (sunrise) di pagi hari, peristiwa turunnya matahari di ufuk barat dianggap penampakan magis yang harus diabadikan. Kalau bukan dengan kamera, minimal dengan mata kepala sendiri. Namun pada akhirnya yang tuan dan puan cari adalah dari tempat mana matahari terbenam disaksikan.

Dua hari sebelum perayaan natal, 25 Desember 2019, saya menjemput seorang kawan lama yang baru tiba dari Larantuka. Epin Fernandez namanya, seorang mantan karyawan koperasi yang memilih menghabiskan waktu berkeliling Flores. Dia tiba di pelabuhan kapal Kota Lewoleba sekitar jam tiga sore. Sehari sebelumnya, dia mengirim pesan, “bawa saya ke Bukit Cinta, saya mau nikmati sunset.”

Dari media sosial, dia segera tahu kalau lokasi itu jadi tempat populer para wisatawan menengok sunset di Tanah Lembata. Maka, saya pun tak ragu membawanya ke sana. Mumpung hari juga sudah petang.

Bukit Cinta memang kawasan wisata baru di Kabupaten Lembata dan jadi venue utama perhelatan Festival 3 Gunung 26-31 Agustus 2019 silam.

Letaknya berada di Desa Bour, Kecamatan Nubatukan. Dari Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata dengan menunggangi sepeda motor, kami bergerak ke arah utara, menyusuri jalanan aspal yang mulus sembari menikmati indahnya punggung-punggung bukit yang ditumbuhi rumput-rumput kering kekungingan.

Kawasan perbukitan dan padang sabana ini membentang dari Desa Waijarang sampai ke Desa Bour. Bukit Cinta sudah termasuk di dalamnya.

Jika membuang pandangan berlawanan dengan punuk-punuk bukit, hamparan laut Teluk Lewoleba langsung menghadap ke arah Pulau Adonara di seberang.

Perpaduan laut yang luas, pesisir pantai berpasir putih, bayang-bayang Gunung Ile Boleng Adonara, dan bentangan langit biru di angkasa terpampang menyerupai lukisan alam hidup yang elok dipandang. Terpaan angin sepoi dari arah laut semoga tak membuat mata sayup bagi yang memegang kemudi perjalanan.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved