Ratusan Pedagang Pasar Rada Mata, Sumba Barat Daya Secara Sukarela Membongkar Lapak Jualan

bersama antara pemerintah Sumba Barat Daya dan para pedagang Pasar Rada Mata dalam pertemuan sebelumnya.

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Suasana pedagang pasar Rada Mata, Sumba Barat Daya membongkar lapak jualan, Junat (27/12^2019) pagi dan mengangkut menuju pasar bari Hoba Komi, Loura, Sumba Barat Daya. 

Ratusan Pedagang Pasar Rada Mata, Sumba Barat Daya Secara Sukarela Membongkar Lapak Jualan

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Ratusan pedagang Pasar Rada Mata di Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, secara sukarela membongkar lapak jualannya, Jumat (27/12/2019) pagi dan seterusnya mengangkut menuju Pasar Baru Hoba Komi Desa Pogo Tena, Kecamatan Loura,Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pembongkaran pasar Rada Mata, Sumba Barat Daya berlangsung lancar karena sudah ada kesepakatan bersama antara pemerintah Sumba Barat Daya dan para pedagang Pasar Rada Mata dalam pertemuan sebelumnya.

Meski demikian, aparat keamanan baik kepolisian Polres Sumba Barat Daya dan Dandim 1629 Sumba Barat tetap siaga di lokasi Pasar Rada Mata.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Jumat (27/12/2019), nampak ratusan pedagang pasar Rada Mata yang berjualan di areal terminal Tambolaka, bagian dalam pasar dan sisi timur serta barat pasar Rada beramai-ramai membongkar lapak jualanya.

Selanjutnya lapak jualan berupa meja bambu, seng, tiang kayu dan lainnya diangkut menggunakan mobil pickup, truk bahkan sebagian nekat mengangkut menggunakan motor menuju pasar baru Hoba Komi sejauh 5 km ke arah timur pasar Rada Mata.

Vinsen Kaka dan Martinus Nngongo, dua pedagang pasar Rada Mata yang ditemui POS-KUPANG.COM, Jumat (27/12/2019) pagi mengatakan, hari ini adalah batas terakhir pembongkaran los jualan pasar Rada Mata.

Hal itu merupakan kesepakatan bersama pedagang dengan pemerintah dalam pertemuan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, demikian Vinsen dan Martinus, para pedagang meminta waktu membongkar sendiri dan disepakati batas pembongkaran lapak jualan pasar Rada Mata, Jumat (27/12/2019).

Dan senua pedagang membongkar sendiri bahkan sebagian sudah berlangsung selama dua hari terakhir ini.

Namun pembongkaran secara luas berlangsung hari ini mengingat sebagian besar pedagang masih merayakan hari Natal.

Keduanya mengaku senang juga berjualan di pasar baru. Meski demikian, keduanya meminta pemerintah harus menertibkan senua penjual sayur, siri pinang, ikan kering dan lain-lain di emperan toko atau disepanjang jalan raya agar tidak memancing niat pedagang lain ikut berjualan diemperan toko atau disepanjang pinggir jalan raya ruas pasar lama-pasar Rada Mata hingga pasar baru homa komi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved