Di Maumere, Dua Jam Operasi Pasar Hanya Satu Pembeli
Di banyak tempat operasi pasar ramai dikunjungi pembeli. Di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, Jumat (20/12/2019) pagi, pelaksanaan ope
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Di banyak tempat operasi pasar ramai dikunjungi pembeli. Di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, Jumat (20/12/2019) pagi, pelaksanaan operasi pasar menjelang perayaan Natal, 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, sepi pembeli.
Petugas Bulog Sub Divre Maumere siaga di Pasar Alok sejak pukul 08.00 Wita sampai pukul 10.04 Wita, hanya dikunjungi satu pembeli membelanjakan gula dan minyak goreng.
“Sepi sekali, dari pagi hanya satu pembeli. Makanya kami pindah ke Nangahure, di sana lebih ramai,” kata petugas yang enggan sebutkan namanya.
Ia mengaku belum tahu sebab tak ada pembeli sembako. Kondisi ini,diakuinya berbeda ketika mereka menggelar operasi pasar di Kecamatan Nita, Koting dan Mego. Sembako yang dibawa laku terjual 70-80 persen.
• Kenakan Pakian Adat Sumba Timur, Gubernur Viktor Pimpin Upacara Apel Bandera HUT NTT ke-61
Ia menjelaskan harga sembako dijual lebih murah dibanding dijual pedagang umumnya. Beras medium Bulog seharga Rp 9.000/kg atau Rp 440.000/50 Kg. Gula pasir Rp 12.500/Kg atau Rp 600.000/ karung ukuran 50 Kg, minyak goreng Kita Rp 1`2.500/liter dan terigu Rp 9.000/Kg.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan,Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka, Yoseph Benyamin, S.H, mengatakan, operasi pasar sembako menekan harga sembako. Pada hari Jumat, operasi pasar dilaksanakan pada tiga lokasi yakni Kecamatan Alok di Pasar Alok, Kecamatan Alok Timur berlokasi di kantor camat dan Kecamatan Alok Barat di Nangahure. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/operasi-pasar-sembakosepipembelidipasar-alok-kota-m.jpg)