Kue Kering Delois Bikin 'Ketagihan'

Kue kering dengan nama Delois ini membuat orang ketagihan untuk mencarinya, dan saat ini hadir di Jalan WJ Lalamentik

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI KUE KERING - Oma Bulan (kanan) berpose sambil mempromosikan kue keringnya di Jalan W J Lalamentik dekat lampu merah Oebobo, Rabu (18/12/2019). 

POS-KUPANG.COM |KUPANG  - Saat ini beragam kue kering sudah mulai menghiasi sepanjang Jalan W J Lalamentik depan Gereja Pniel Oebobo Kupang atau sebelum lampu merah Oebobo.

Setiap tahun warga sekitar jalan ini selalu rutin menjajakan aneka kue kering dengan harga yang bervariasi.

Namun dari semuanya, Kue Kering Oma Bulan yang paling berbeda. Sebelum membeli kue kering yang disukainya bisa melakukan tester terlebih dahulu. Bila pas di lidah boleh dibeli, jika tidak bisa coba yang dengan jenis lainnya.

Kue kering Oma Bulan dengan tagline Delicious and Hygienes ini menyediakan puluhan jenis kue. Ada kue kering bagea, putri salju, kue kering khas NTT beruas, jeneti, magdalena, nastar cornflek, coco crunch, keju, kismis, kue keranjang, stik coklat, cheese almond dan masih banyak lagi.

Kue-kue kering ini dikemas dengan kemasan yang berbeda-beda dan mematok harga bervariasi mulai paling murah Rp 30.000, Rp 35.000, Rp 45.000 dan Rp 75.000.

Pembuat Kue Kering Delois, Yakoba Bulan, di Kupang, Rabu (18/12/2019) menjelaskan, harga yang ditawarkan memang agak sedikit mahal dari yang lainnya karena kue kering miliknya dibuat sendiri dibantu oleh enam orang pekerja dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas.

"Aneka kue yang disediakan ini tentunya masih fresh. Aneka kue ini baru saja dijajakan sejak Selasa (17/12/2019)," ujarnya.

Oma Bulan mengatakan ia yang pertama merintis membuat kue kering di Kupang sejak tahun 1980. Awalnya berjualan di depan rumah, kemudian baru tujuh tahun berjualan di jalan W J Lalamentik nomor 8 Kelurahan Oebobo.

"Pelanggannya sudah banyak. Ada yang beli bawa ke luar NTT. Kalau pelanggan yang datang mereka tidak perlu coba lagi tapi langsung pilih kue mana yang disuka. Ada juga yang baru datang langsung tes dan suka," tuturnya.

Rote Ndao Pertama PKS KSWP dengan KPP Pratama Kupang

Ini Beras Lokal Yang AKan Diluncurkan Sebagai Beras Premium

Meskipun baru dijual, kue kering ini memang laris manis dan bikin ketagihan. Sudah sekitar Rp7 juta nilai kue kering ini diburu pembeli sejak Selasa. Ada yang membeli dalam jumlah yang banyak dan juga eceran.

Kue yang paling favorit adalah nastar, abon bawang regal, jeneti, kue es, mente.

Menurutnya pada 23 Desember seperti biasa seluruh kue keringnya telah habis terjual. Puncak keramaian terjadi pada 21 Desember 2019 dan beberapa hari kedepan.

Setelah kue kering habis, maka diganti dengan aneka kua basah seperi roll, puding, brownis, black forest, kue lapis, cake dan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved