Pria Asal TTS Tewas Kesetrum Listrik

Jenazah Omri Nomleni Berhasil Dievakuasi, Dibawa Ke RSUD Soe Guna Divisum

enazah Omri Nomleni, korban tewas akibat tersengat arus listrik, Sabtu (14/12/2019) di Desa Teas Kecamatan Noebeba berhasil dievakuasi

Jenazah Omri Nomleni Berhasil Dievakuasi, Dibawa Ke RSUD Soe Guna Divisum
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak kantong jenazah yang berisi jenazah Omri Nomleni sedang dibaringkan di atas tempat tidur, ruang jenazah RSUD SOE, Sabtu (14/12/2019) malam 

Jenazah Omri Nomleni Berhasil Dievakuasi, Dibawa Ke RSUD Soe Guna Divisum

POS-KUPANG. COM|SOE-- Jenazah Omri Nomleni, korban tewas akibat tersengat arus listrik, Sabtu (14/12/2019) di Desa Teas Kecamatan Noebeba berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 WITA.

Jenazah korban berhasil dievakuasi menggunakan mobil milik Dinas PRKP yang biasa digunakan untuk memasang atau memperbaiki lampu jalan.

Sebelum diturunkan dari tiang listrik, tubuh korban terlebih dahulu diikat dengan menggunakan tali tambang lalu perlahan diturunkan ke atas box mobil milik PRKP.

Setelah diturunkan, jenazah korban lalu dimasukan ke kantong jenazah guna dibawa ke RSUD Soe untuk divisum.

Usai tiba di RSUD Soe, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah guna visum. Nampak Keluarga korban menunggu di ruang jenazah menanti dokter untuk melakukan visum terhadap jenazah korban.

Namun karena Sabtu malam pasien di IGD sedang penuh, pihak keluarga dan kepolisian diminta bersabar beberapa saat sebelum dilakukan visum.

"Kakak lihat sendiri saat ini IGD sedang penuh. Sabar yam kita utamakan yang masih hidup dan sekarat. Nanti dokter akan melakukan visum tolong bersabar ya," pinta seorang perawat kepada anggota Polres TTS.
Untuk diketahui, Omri Nomleni warga Desa Hane, Kecamatan Noebeba, tewas usai tersengat listrik, Sabtu (14/12/2019) sekitar pukul 14.00 WITA. Omri Tewas tersengat listrik dan tubuhnya tergantung di atas tiang listrik.

Sayangnya, saat korban tersengat listrik, teman-teman korban yang sama-sama mengerjakan alat Penangkis listrik justru Kabir meninggalkan korban dengan posisi tergantung di atas tiang listrik.

Istri korban, Veronika Isu yang melihat langsung kejadian tersebut langsung berteriak histria melihat tubuh sang suami sudah tergantung pada tiang listrik dengan tali pengaman masih terikat pada pinggangnya.

Veronika yang tak kuasa melihat kondisi sang suami berusaha mencari pertolongan dengan berlari ke arah perumahan warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di dusun Toiayo, Desa Teas, Kecamatan Noebeba.

Sr. Chrispiani : Guru Harus Harus Mahir Internet, Serah Terima Jabatan SDK Sta. Maria Assumpta

Seorang Pria Uganda Joe Rwamirama Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Fakta Sebenarnya

Warga Desa Teas pun langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi korban. Namun warga tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuh korban berada di atas tiang listrik. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota )

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved