Minggu, 10 Mei 2026

Ini 5 Poin Konferensi Pers Sekber Serikat Karyawan Garuda Indonesia,Stop Silang Pendapat & Mohon Doa

Sekretariat bersama ( Sekber ) Serikat Garuda Indonesia harus memberikan klarifikasi kondisi Garuda terkini pasca kasus Harley di Pesawat Garuda

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
Tribunnews.com
Konferensi Pers Garuda Indonesia 

Ini 5 Poin Konferensi Pers Sekber Serikat Karyawan Garuda Indonesia,Stop Silang Pendapat & Mohon Doa

POS-KUPANG.COM- Polemik seputar kasus penyelundupan Harley di pesawat Garuda hingga berujung pada pemecatan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara menimbulkan keresahan di kalangan karyawan BUMN itu. 
Kondisi ini memaksa Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) TBK perlu menyampaikan hal-hal terkait kondisi Garuda Indonesia terkini.
Ada 5 poin yang disampaikan Sekber Serikat Karyawan PT. Garuda saat menggelar konferensi pers.

Poin yang disampaikan mulai dari imbauan agar tidak ada debat antar karyawan di luar perusahaan hingga permintaan Garuda Indonesia ke seluruh rakyat Indonesia.

Arya Sinulingga Cecar Fakta Perusahaan Erick Tohir Main Proyek di Garuda Indonesia Era Ari Askhara

Dikutip dari tanyangan langsung kanal Youtube Kompastv, Kamis (12/12/2019), pernyataan konferensi pers Garuda tersebut disampaikan oleh perwakilan dari Sekber Garuda Indonesia Kapten Edward.

"Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait dengan PT Garuda Indonesia Persero TBK, dan dalam rangka menyambut angkutan Natal dan Tahun Baru 2019-2020," buka Kapten Edward dalam konferensi pers tersebut.

Benarkah Perusahaan Erick Thohir Menteri BUMN Main Proyek di Garuda? Ini 5 Fakta Lengkapnya!

"Kami Sekretariat Bersama (Sekber), yang terdiri dari Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) dengan ini menyatakan hal-hal sebagai berikut," paparnya.

Berikut ini lima poin soal kondisi terkini dari Garuda Indonesia.

1. Minta Tak Ada Adu Pendapat antar Karyawan Garuda

Poin pertama, Kapten Edward menyampaikan agar tidak ada karyawan Garuda yang beradu pendapat.

Ia meminta agar permasalahan Garuda Indonesia dipasrahkan kepada pihak yang berwenang.

"Sekber dengan ini menyampaikan dan mengajak seluruh karyawan agar bersatu dan menghilangkan semua perbedaan, silang pendapat, dan menghentikan semua perdebatan yang tidak perlu," kata Edward.

"Serta menyerahkan proses kepada aparat penegak hukum, dan pemerintah selaku pemegang saham," tambahnya.

Pramugari Garuda Beberkan Ulah Selir Ari Askhara, Hapus Jadwal Terbang Karyawan Karena Tidak Suka

2. Garuda Tetap Beropreasi Maksimal

Kemudian Kapten Edward menjelaskan meskipun ada petingginya yang sedang diterpa masalah, dirinya menegaskan bahwa Garuda Indonesia akan berjalan seperti biasa.

"Kedua, Sekber mendukung penuh manajemen Garuda Indonesia yang sudah ditunjuk oleh pemerintah untuk tetap terus menjalankan operasional dan pelayanan Garuda Indonesia sebaik-baiknya," ujar Edward.

"Dan mempersiapkan RUPS tanggal 22 Januari 2020," imbuhnya.

3. Komitmen Beri Pelayanan Terbaik

Di samping operasional, Kapten Edward memastikan Garuda Indonesia akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik sebagai maskapai penerbangan milik negara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved