TRIBUN WIKI - Ada Jagung Titi Asal Flotim di Kantin DWP Setda NTT
TRIBUN WIKI - Ada Jagung Titi Asal Flores Timur ( Flotim) di Kantin DWP Setda NTT
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola

TRIBUN WIKI - Ada Jagung Titi Asal Flores Timur ( Flotim) di Kantin DWP Setda NTT
POS-KUPANG .COM | KUPANG - Jagung titi asal Flores Timur ( Flotim) dijual di kantin Dharma Wanita Persatuan ( DWP) Setda NTT. Jagung titi ini cukup laris karena menjadi makanan saat santai.
Pada Senin (9/12/2019), kantin ini terletak satu atap dengan gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Ada tiga sampai empat kantin, dua diantaranya dikelola oleh DPW Setda NTT.
• Warga Berkerumun, Jalan Macet di Kota Mbay Nagekeo
Salah satunya, menjual oleh-oleh khas Flotim berupa jagung titi. Jagung titi ini dikemas dalam plastik berkuruan sedang.
Berbeda dengan jagung titi asal Alor yang biasanya dicampur buah kenari, jagung titi ini dicampur kacang tanah.
Harga satu plastik jagung titi ini Rp 10.000. Nampak, jagung titi ini cukup laris manis, karena banyak peminat.
• Bupati Manggarai Barat Lantik Istrinya Jadi Kadis Nakertrans, Minta Perhatikan Dua Masalah Ini
Kantin yang biasa digunakan oleh ASN Lingkup Pemprov ini ramai dikunjungi ASN saat jam isterahat, bahkan ada jugs yang memesan makanan di kantin tersebut.
Bukan saja ASN tapi kantin ini juga melayani masyarakat umum,jika sedang berada di Kantor Gubernur NTT.
Di kantin DWP Setda NTT ini selain menyiapkan pangan lokal, juga menyajikan makanan siap saji maupun minuman.
Di depan kantin-kantin ini terdapat deretan meja dan kursi yang tertata rapi bagi pengunjung
Pius Rasi salah satu pengunjung mengaku senang dengan jagung titi yang dijual di kantin itu.
"Jagung titi ini enak ,bisa digunakan untuk di kantor maupun di rumah. Apalagi dengan harga terjangaku," kata Pius yang saat itu membeli jagung titi
Beberapa pengunjung juga mengakui biasa membeli jagung titi di kantin itu ketika memesan minuman panas seperti kopi atau teh.
"Kami juga suka makan jagung titi ,bahkan beli untuk oleh-oleh atau makan di rumah," ujar Melki salah satu pengunjung. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)