Dukun Cabuli Siswi SMA di TTU

Polres TTU Benarkan Laporan Kasus Pencabulan oleh Dukun Terhadap Siswa SMA

diduga dilakukan oleh seorang yang mengaku dirinya sebagai dukun di salah satu desa di Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten TTU.

Polres TTU Benarkan Laporan Kasus Pencabulan oleh Dukun Terhadap Siswa SMA
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Tatang Prajitno Panjaitan 

Polres TTU Benarkan Adanya Laporan Kasus Pencabulan oleh Dukun Terhadap Siswa SMA

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Polres Timor Tengah Utara (TTU) membenarkan adanya laporan polisi terkait kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang yang mengaku dirinya sebagai dukun di salah satu desa di Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten TTU.

"Benar, sudah ada laporan terkait dengan kasus pencabulan tersebut oleh keluarga korban," jelas Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tantang Prajitno Panjaitan kepada media ini melalui telpon selulernya, Minggu (8/12/2019).

Tatang mengungkapkan, laporan polisi tersebut dibuat oleh keluarga korban karena tidak terima dengan perlakuan yang dilakukan oleh dukun cabul tersebut.

"Tapi laporan itu baru diterima kemarin sore. Kasusnya dimana pelaku mengaku dia bisa keluarkan batu dan beling dalam tubuh korban," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang mengaku sebagai dukun, berinisial FLO (42) dilaporkan ke Polres TTU lantaran melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang siswi di daerah tersebut, Jumat (6/12/2019).

Pelaku diduga memegang dan meraba-raba bagian tubuh yang sensitif milik korban yang berinisial KM, yang masih berstatus sebagai seorang pelajar di salah satu sekolah menengah di Kota Kefamenanu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pada, Jumat (6/12/2019), sekira pukul 15.30 Wita, pelaku mendatangi rumah korban untuk menawarkan obat penglaris usaha getah bumi yang menurut pelaku, didapatnya dari kalimantan.

Bersamaan dengan itu, korban yang adalah salah seorang siswa SMA, yang selama ini tinggal di Kota Kefamenanu pulang ke rumah orang tuanya di salah satu desa di Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten TTU. Pada saat itu, pelaku sudah berada di rumah korban.

Saat itu, pelaku melihat korban. Pelaku lalu memanggil korban dan mengatakan kepada korban, bahwa dirinya ingin melihat telapak tangan korban. Setelah melihat, pelaku lalu berkata bahwa dalam tubuh korban terdapat batu kerikil.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved