Kamis, 14 Mei 2026

Erick Thohir Berhentikan Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton

Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia menyatakan bakal memberhentikan sementara seluruh anggota direksi yang telibat penyelundupan Harley Davidson

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dan Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi (kiri) melihat barang bukti motor Harley Davidson saat konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu berhasil mengungkap penyelundupan sepeda motor Harley Davidson pesanan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara dan dua sepeda Brompton beserta aksesorisnya menggunakan pesawat baru Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia. 

Akhirnya, Erick Thohir Berhentikan Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (KOMPAS100: GIAA) menyatakan bakal memberhentikan sementara seluruh anggota direksi yang telibat dalam kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam penerbangan GA 9721 seri pesawat Airbus A330-900 neo dari pabriknya di Prancis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol usai melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

"Akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyeludupan Harley dan Brompton dalam penerbangan GA 9721 seri Airbus A330-900 neo yang datang dari pabrik airbus di Perancis pada tanggal 17 November 2019 di Bandara Soekarno Hatta, CGK sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Sahala.

Dia mengungkapkan bakal segera menunjuk langsung pelaksana tugas (Plt) dari jajaran direksi yang bersangkutan.

Dia pun mengatakan, seluruh karyawan Garuda Indonesia diminta untuk melaksanakan tugas seperti biasa tanpa terganggu proses restrukturisasi jajaran direksi perusahaan.

"Kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia di mana pun berada dan sedang melaksanakan tugas diminta tetap menjalankan tugasnya sepeti biasa, tidak terganggu restrukturisasi ini, dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik," ujar dia.

Adapun hari ini, Erick Thohir melakukan pertemuan dengan seluruh dewan komisaris Garuda, yaitu Komisaris Utama Sahala Lumban Gaol, Komisaris Independen Herbert Timbo P. Siahaan, Komisaris Independen Insmerda Lebang, Komisaris Independen Eddy Porwanto Poo, dan Komisaris Chairal Tanjung.

Selain itu, ketika melakukan keterangan pers hadir pula Plt Direktur Utama Garuda Indonesia Fuad Rizal dan Direktur Niaga Garuda Pikri Ilham Kurniansyah.

Sebelumnya,  Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (KOMPAS100: GIAA) memberhentikan sementara jajaran direksi yang terlibat dalam kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam penerbangan GA 9721 seri pesawat Airbus A330-900 neo dari pabriknya di Prancis.

Komisaris Utama Garuda Sahala Lumban Gaol mengatakan bakal segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) direksi yang diberhentikan sementara tersebut.

"Lagi dibahas posisi terbaik, nanti sudah ada," ujar dia di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Keputusan memberhentikan direksi Garuda yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses penyelundupan tersebut berdasarkan hasil pertemuan seluruh dewan komisaris dengan Menteri BUMN Erick Thohir pagi ini.

Namun demikian, Sahala enggan mengungkapkan nama dari direktur-direktur tersebut.

"Saya sudah sampaikan anggota direksi yang terindikasi terlibat langsung maupun tidak langsung," jelas dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved