Romo Vikep Bajawa Ingatkan Orang Muda Jangan Sia-Siakan Kesempatan

- Romo Vikep Bajawa, RD. Yosef Daslan Moang Kabu, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pesparani I di Kabupaten Ngada.

Romo Vikep Bajawa Ingatkan Orang Muda Jangan Sia-Siakan Kesempatan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana acara penutupan Pesparani I Kabupaten Ngada di Aula Jhon-Thom Bajawa, Rabu (4/12/2019) 

Romo Vikep Bajawa Ingatkan Orang Muda Jangan Sia-Siakan Kesempatan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --- Romo Vikep Bajawa, RD. Yosef Daslan Moang Kabu, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pesparani I di Kabupaten Ngada.

RD Yosef menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen dan khusus orang muda yang sudah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan selama tiga hari tersebut.

"Kaum milelnial, kaum muda, kaum zaman now. Terimakasih atas partisipasimu. Kaum muda pro patria et eclesia. Saat ini kalau bicara tentang bangsa maka bica tentang kaum millenial. Demikian Gereja tanpa kaum muda adalah gereja tanpa masa depan. Orang muda, jangan sia-siakan kesempatan dan waktu ini untuk berkreasi dan berinovasi," ungkap Rd. Yosep saat menutup kegiatan Pesparani I di Aula Jhon-Thom Bajawa, Rabu (4/12/2019).

Kata RD. Yosep, kehadiran orang muda memberikan warna tersendiri bagi gereja.

"Orang muda membuat gereja lebih hidup. Gereja kurang ceria, kurang ramai kalau tanpa kalian remaja dan anak-anak kemarin sudah ada mujizat baik dalam bertutur tentang Kitab Suci tetapi juga menyanyikan lagu lagu latin tanpa teks ini mujizat. Kalia semua para peserta, harus kembali ke Keluarga, KUB, Paroki sangat membutuhkan kalian untuk membuat Gereja parokimu lebih hidup. Paroki yang hidup adalah paroki yang selalu
diwarnai dengan hidup dalam Kasih, Hidup dalam Iman dan heboh selalu dengan karya-
aktivitas pastoral," ujarnya.

Ia menyampaikan dalam gereja yang hidup ini akan lahir manusia-manusia yang berguna bagi bangsa dan Gereja.

"Terimakasih kepada semua pihak, semua komponen yang terlibat dan sehingga membuat Pesparani Katolik Kabupaten Ngada yang pertama ini sukses. Maaf saya tidak sebut satu persatu lagi..
Dan tidak lupa mohon maaf apabila dari pihak Gereja, khususnya paroki-paroki belum memberikan
kontribusi maksimal," ujarnya.

Diakhir sambutannya, Rd. Yosep menutup dengan sebuah pantun.

"Akhirnya Saya tutup dengan pantun. Dari kota Bajawa kembali ke Paroki asal. Tetap terkenang Pesparani satu. Kalau umur kita panjang. Tahun depan kita jumpa lagi," ucap Rd. Yosep disambut tepuk tangan meriah tamu dan penonton.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved