Klaim Operasi Sesar di BPJS Atambua Mencapai Rp 6,4 M

menyamakan persepsi dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta BPJS.

Klaim Operasi Sesar di BPJS Atambua Mencapai Rp 6,4 M
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) Kantor BPJS Atambua, Dokter Widya.

Klaim Operasi Sesar di BPJS Atambua Mencapai Rp 6,4 M

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Jumlah pelayanan operasi sesar yang diklaim oleh rumah sakit ke BPJS Kantor Atambua selama tahun 2019 posisi November sebanyak 1.100-an kasus dengan total klaim
sebesar Rp 6,4 M lebih.

Sedangkan jumlah tindakan pelayanan persalinan normal selama tahun 2019 di posisi yang sama sebanyak 1.400-an kasus dengan total klaim sebesar Rp Rp 2,5 M lebih.

Kepala BPJS Kantor Atambua, Munaqib melalui Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) Dokter Widya mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Kamis (5/12/2019).

Dokter Widya yang didampingi pejabat pelayanan informasi publik, Rano mengatakan, data posisi November 2019 tercatat jumlah pelayanan operasi sesar yang diklaim oleh rumah sakit ke BPJS Kantor Atambua sebanyak 1.100-an kasus dan persalinan normal sebanyak 1.400-an kasus.

Data ini menunjukan, sudah banyak
masyarakat NTT di wilayah Kantor BJPS Atambua yang terbantu proses persalinannya melalui BPJS. Kantor BPJS Atambua membawahi empat kabupaten yakni, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Semua klaim dari rumah sakit atas tindakan operasi sesar dan persalinan normal selalu terpenuhi oleh BPJS dan tidak ada tunggakan. Sejauh ini belum ada permasalahan terkait tunggakan klaim dari rumah sakit. Hal ini berkat kerjasama semua intansi terkait secara khusus dari pihak rumah sakit yang sudah sangat tertib dan rapih dalam memenuhi dokumen persyaratan klaim.

Di Kantor BPJS juga tersedia tenaga verifikasi dan validasi dokumen persyaratan sehingga apabila klaim yang diajukan rumah sakit sudah terverifikasi dan validasi maka langsung dibayar.

Ditanya mengenai dugaan adanya tindakan dokter yang seharusnya tidak perlu dilakukan kepada pasien operasi sesar, Dokter Widya mengatakan, tindakan medis dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur. Manakala tindakan itu tidak sesuai SOP, BPJS melalui Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya akan memperhatikan.

Akan tetapi sejauh ini, para pasien operasi sesar dan pasien persalinan normal tidak ada yang mengadu terkait pelayanan. Malah pasien berterima kasih karena dengan menjadi perserta BPJS, mereka merasa tertolong dan terbantu saat proses persalinan karena biaya yang dinilai besar untuk tindakan operasi sudah dibayar oleh BPJS.

Menurut Dokter Widya, BPJS dan mintranya sudah membentuk forum kemitraan. Forum ini melibatkan BPJS, sekda, rumah sakit, dinas kesehatan, dinas PPKAD, BKD, DPRD dan organisasi profesi. Forum ini akan menggelar pertemuan setiap semester atau enam bulan sekali.

Dalam foruma ini akan mendiskusikan dan membahas hal-hal yang berkaitan dengan tugas pokok masing-masing instansi untuk menyamakan persepsi dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta BPJS.

Diberitakan Pos Kupang.Com, biaya persalinan menjadi salah satu tindakan yang ditanggung BPJS, baik persalinan secara normal maupun melalui operasi caesar.

Sesuai Sistem Indonesia Case Base Groups (INA-CBG) atau tarif layanan yang dipatok pemerintah di regional 5 menunjukan, tarif pelayanan operasi caesar untuk rumah sakit tipe C Pemerintah yakni kelas 1 sebesar Rp 7.168.100, kelas 2 sebesar Rp 6.144.100 dan kelas 3 sebesar Rp 5.120.100.

Sumba Barat Terbaik Kelola APBD Bidang Kesehatan, Bupati Niga Dapawole Bangga Raih Penghargaan KIC

Hebat, Belu Nilai Tertinggi Penilaian Pelayanan Publik, Lompat dari Zona Merah Menuju Zona Hijau

Standar tarif untuk operasi sesar sudah ditetapkan pemerintah di Permenkes nomor 52 tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program JKN. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved