Vonis Eks Anggota DPR Markus Nari, Ini Penjelasan Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Vonis Eks Anggota DPR Markus Nari, ini penjelasan Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Vonis Eks Anggota DPR Markus Nari, Ini Penjelasan Juru Bicara KPK Febri Diansyah
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Mantan anggota DPR RI Markus Nari menjalani sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (11/11/2019). 

Vonis Eks Anggota DPR Markus Nari, ini penjelasan Juru Bicara KPK Febri Diansyah

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan kepada eks anggota DPR Markus Nari yang merupakan terdakwa kasus KTP elektronik atau e-KTP.

Juru Bicara Febri Diansyah mengatakan, KPK mengajukan banding karena nilai uang pengganti yang harus dibayar Markus Nari berdasarkan putusan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dianggap belum maksimal.

Belum Setor LHKPN, KPK Beri Waktu 11 Pejabat di Kabinet Indonesia Maju Hingga 20 Januari 2020

"Pertimbangan banding dilakukan agar uang hasil korupsi dapat kembali ke masyarakat secara maksimal melalui mekanisme uang pengganti karena dalam putusan pengadilan tipikor tersebut, tuntutan uang pengganti yang dikabulkan baru berjumlah 400.000 dollar AS," kata Febri dalam keterangan tertulis, Selasa (3/12/2019).

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut bayaran uang pengganti sebesar 900.000 dollar AS.

MA Bebaskan Mantan Direktur Keuangan Pertamina Frederick ST Siahaan, Ini Tanggapan Kejagung

Adapun hakim menilai Markus tidak menerima uang senilai 500.000 dollar AS dari Andi Narogong melalui Irvanto sebagaimana yang didakwakan oleh KPK.

"KPK cukup meyakini, seharusnya terdakwa terbukti menerima 900.000 dollar AS atau setara lebih dari Rp 12 miliar sehingga uang tersebut diharapkan nantinya dapat masuk ke kas negara," ujar Febri.

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis enam tahun penjara serta denda sebesar Rp 300.000.000 subsider tiga bulan kurungan penjara kepada Markus.

Majelis hakim menilai Markus terbukti memperkaya diri sendiri sebesar 400.000 dollar AS melalui proyek pengadaan KTP elektronik. (Kompas.com/Ardito Ramadhan0

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Ajukan Banding atas Vonis terhadap Eks Anggota DPR Markus Nari",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved