Lihat Metode Produksi Garam yang Dibuat Oleh Mahasiswa Unwira
Mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas MIPA ,Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang membuat sistem pembuatan garam d
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
"Proposal kami lolos tahap II kemudian kami lengkapi dan kirim lagi akhirnya proposal kami dinyatakan lolos dengan 89 proposal lainnya se Indonesia. Proposal dari kami yakni Kelompok Wira Samudra yang lolos dan didanai oleh Kemenristekdikti," katanya.
Umbu mengatakan, dana yang diajukan dalam proposal Rp 40 juta, tapi yang disetujui oleh Ristek dikti Rp 24,5 juta.
Dengan dana itulah, para mahasiswa membangun instalasi bak evaporasi untuk produksi garam di Pantai Lalendo Bolok.
Wakil Rektor III Unwira Kupang, Servas Rodriques mengatakan, dana yang diperoleh dari proposal senilai Rp 24,5 juta iti merupakan biaya terbesar untuk kegiatan seperti ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
"Ada 20 prodi di Unwira kita dorong buat proposal. Namun, tingkat kompetisi sangat tinggi, namun akhirnya proposal dari Unwira bisa lolos.
Perguruan tinggi memberi apresiasi kepada mahasiswa Prodi Kimia,Fakultas MIPA yang berhasil dengan proposal mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jemmy-uly-camat-kupang-barat.jpg)