Pekerja Sosial di Nagekeo Sosialisasi Anti Kekerasan Terhadap Anak di SMPSK Manungae Ndora
Para pekerja sosial di Nagekeo sosialisasi anti kekerasan terhadap anak di SMPSK Manungae Ndora
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Para pekerja sosial di Nagekeo sosialisasi anti kekerasan terhadap anak di SMPSK Manungae Ndora
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak pada Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, menyelenggarakan Kegiatan Pekerja Sosial (Peksos) Go To School.
Kegiatan itu dilaksanakan untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan anti kekerasan terhadap Anak.
• Ketua DPR Puan Maharani: Setahun Tiap Komisi di DPR Dijatah Ajukan 2 UU untuk Disahkan
"Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMPSK Manungae Ndora Kecamatan Nangaroro, Rabu,27 November 2019 tersebut, melibatkan kepala sekolah, para guru dan pelajar serta menghadirkan narasumber antara lain, Pekerja Sosial Kabupaten Nagekeo Fransiskus Xaverius Lowa dan Psikolog Anak Rieth Eka Putri Lamury," Kepala Bidang Revitalisasi Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo Pappy Abraham Hensontian di Mbay, Kamis (27/11/2019).
Hensontian menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk menurunkan angka tindak kekerasan terhadap anak di Kabupaten Nagekeo.
• Sidang Sengketa Pilkada, Selain Rp 10 Miliar, Teman Akil Minta Siapkan Rp 5 Miliar untuk Big Boss
"Kegiatan ini adalah kegiatan yang rutin kami laksanakan setiap tahun. Untuk tahun 2019 kami adakan di SMPSK Manungae Ndora, sebab menurut pengamatan kami, SMPSK Manungae Ndora berada pada daerah rawan kekerasan terhadap anak. Karena itulah sekolah ini ditetapkan sebagai sasaran, dengan harapan agar sosialisasi ini dapat menekan angka kekerasan yang terjadi pada anak, baik dari masyarakat mau pun antar siswa-siswi di sekolah,"jelasnya.
Hensontian menjelaskan data kekerasaan terhadap anak di Kabupaten Nagekeo menunjukkan angka yang cenderung meningkat setiap tahun.
"Pekerja Sosial (Peksos) yang merupakan salah satu garda terdepan dalam upaya pemberantasan kekerasan terhadap anak selama ini bekerja sangat keras.Terlebih karena Kabupaten Nagekeo hanya memiliki 1 orang peksos saja. Peksos tersebut harus melaksanakan banyak sekali tugas dan kewajiban seperti memberikan edukasi dan pendampingan kepada korban kekerasan, hingga mendampingi korban selama proses hukum berjalan,"paparnya.
Hensontian berharap agar dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi anti kekerasan tersebut, anak-anak sekolah dapat lebih aware terhadap berbagai bentuk tindak kekerasan.
"Harapan saya peserta kegiatan ini dapat lebih memahami berbagai bentuk kekerasan serta cara menghindarkan diri dan melaporkan kepada pihak lain seperti orang tua dan guru.Anak-anak juga dapat belajar dan memahami untuk tidak melakukan kekerasan terhadap teman-temannya," jelas dia.
Sementara itu, Peksos Kabupaten Nagekeo, Fransiskus Xaverius Lowa menyampaikan kekerasan, eksploitasi, penelantaran dan berbagai bentuk perlakuan yang tidak sepatutnya dilakukan terhadap anak masih sering diamati terjadi di dalam keluarga dan masyarakat.
"Selama ini, orang-orang yang diberi tanggung jawab dan kewajiban untuk mengasuh dan merawat anak seperti orang tua, guru, pemuka masyarakat, pemuka agama dan lain-lain justru melakukan kekerasan terhadap anak. Karena itu berbagai bentuk sosialisasi untuk memerangi kekerasan terhadap anak perlu terus dilaksanakan, baik dengan sasaran orang tua,masyarakat umum maupun anak-anak, yang saat ini sangat rentan menjadi objek berbagai bentuk kekerasan," jelas Fransiskus.
Fransiakus menjelaskan kegiatan Peksos Go To School tersebut diharapkan dapat mewujudkan pengertian akan bentuk-bentuk, dampak kekerasan fisik dan kekerasan seksual terhadap anak.
"Harapan lainnya agar masyarakat, khususnya masyarakat mampu merencanakan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah,"ujar dia.
Fransiskus berharap agar pihak sekolah dapat membantu melakukan sosialisasi anti kekerasan terhadap anak ke lingkungan yang lebih luas lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pekerja-sosial-di-nagekeo-sosialisasi-anti-kekerasan-terhadap-anak-di-smpsk-manungae-ndora.jpg)