Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Terkait Pinjaman Daerah - Inilah Laporan Banggar DPRD NTT

Badan Anggaran ( Banggar) DPRD NTT berpandangan bahwa terkait tambahan penerimaan pembiayaan akibat pinjaman daerah

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua DPD PDIP NTT, Ir. Emi Nomleni 

POS-KUPANG.COM |KUPANG - Badan Anggaran (  Banggar) DPRD NTT berpandangan bahwa terkait tambahan penerimaan pembiayaan akibat pinjaman daerah, maka hasil pembahasan dan pendapat Komisi III dan Komisi IV DPRD NTT sudah memberikan gambaran yang utuh, baik dari aspek prosedural maupun substansial.

Hal ini disampaikan Anggota Banggar DPRD NTT, Maria Nuban Saku dalam rapat paripurna DPRD NTT di ruang sidang utama DPRD NTT, Senin (25/11/2019) malam.

Rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Banggar DPRD NTT terhadap RAPABD NTT tahun 2020.

Mayat Perempuan Berkalung Tali Tampar Ditemukan di Saluran Waduk Kering, Ini Identitasnya

Rapat ini dipimpin Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia Nomleni didampingi Wakil Ketua, Dr. Inche Sayuna, Chris Mbeoik dan Aloysius Malo Ladi.

Banggar DPRD NTT menyatakan, pendapat Komisi III DPRD NTT dinilai Banggar sebagai pendapat yang objektif dan proporsional dengan menekankan pada prinsip prudential policy.

Wacana KKR Dihidupkan Lagi, Mahfud MD Pastikan Keluarga Korban Kasus HAM Dilibatkan

Sedangkan pendapat Komisi IV DPRD NTT dipandang telah memberikan gambaran komprehensif tetang gap fiskal,disandingkan dengan kebutuhan untuk menyelesaikan seluruh jalan provinsi yang sebagian besar dalam keadaan rusak parah.

Dalam laporan hasil yang dibacakan Maria Nuban Saku yang juga sebagai Ketua Fraksi Perindo ini mengatakan, dengan pendekatan progresif, Komisi IV DPRD NTT menyetujui adanya penambahan anggaran agar seluruh jalan provinsi dapat diselesaikan sampai tahun 2021 sesuai road map yang telah disiapkan secara baik.

Menurut Maria, Banggar DPRD NTT mengakomodasi kedua pandangan ini dan melampirkan laporan hasil pembahasan Komisi III dan Komisi IV menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan Banggar untuk dipelajari, dicermati, dikaji oleh paripurna DPRD melalui mekanisme dan jadwal yang ada.

Untuk diketahui, Pemprov NTT merencanakan pinjaman daerah dari Bank NTT. Pinjaman itu sebesar Rp 900 miliar. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved