Cerita Warga Riung Naik Bukit Cari Signal
Namun hingga saat ini belum terealisasi dan tidak mengetahui apa kendalanya sehingga belum dibangun.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Cerita Warga Riung Naik Bukit Cari Signal
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sebagian besar daerah Riung di Kabupaten Ngada belum ada signal atau jaringan telepon. Apalagi jaringan internet. Sedangkan listrik PLN sudah masuk diwilayah itu.
Warga dibeberapa wilayah Riung jika ingin berkomunikasi lewat telepon atau untuk mengakses internet harus naik ke bukit atau ditempat yang lebih tinggi.
"Kami naik ke atas gunung untuk cari signal, sampai sekarang juga masih. Signal di Mbarungkeli dari Wangka. Kalau dari Riung tidak dapat disini," ujar Anus warga Mbarungkeli, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (25/11/2019).
Anus mengatakan memang naik ke atas gunung atau bukit tidak terlalu jauh tapi masyarakat kadang malas pergi terus-menerus.
"Kadang kalau mendesak baru naik ke atas bukit," ungkapnya.
Warga lain, Kornelis Tulung (40) mengaku jika ingin mengakses internet warga harus rela berjalan kaki dan mendaki ke gunung.
"Kalau di gunung Lentung bisa orang naik untuk akses signal. Kalau di Nangaular tidak ada signal. Padahal ini tempat wisata," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Riung, Alfian, S.Sos, menjelaskan, tahun 2018 sudah ada rencana pembangunan tower dikawasan itu.
Namun hingga saat ini belum terealisasi dan tidak mengetahui apa kendalanya sehingga belum dibangun.
"Tahun 2018 kemarin sudah mau bangun tower di Mbarungkeli tapi belum terealisasi. Kita sudah komunikasi semoga tahun ini atau tahun depan," ungkapnya.
Alfian menjelaskan potensi wisata Riung sangat menjanjikan. Hanya saja perlu pembenahan disegala aspek untuk mendukung Pariwisata.
• Workshop Tentang EBT - Inilah Kendala Pemanfaatan EBT
• Kaum Bapa GMIT di Kota Kupang Komit Satu Bapa Tanam Satu Pohon
"Perlu kita tata dan dorong masyarakat agar bisa berkembang, tata dan harus kelola dengan baik," ungkap.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)