Jumat, 17 April 2026

Bank NTT Cabang Kefamenanu Gelar Customer Gathering

Bank NTT merupakan wujud dari ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi baik dari pemilik bank dan maupun juga nasabah.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes menandatangani MoU jasa layanan perbankan bagi Pemda TTU di Hotel Livero, Rabu (20/11/2019). 

Bank NTT Cabang Kefamenanu Gelar Customer Gathering

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Kefamenanu kembali menggelar kegiatan customer gathering tahun 2019. Kegiatan tersebut di gelar di Hotel Livero, Jalan Eltari, Kota Kefamenanu pada, Rabu (20/11/2019).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Kabupaten TTU, Raymundus Sau Fernandes, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTU, Hendrik F Bana, Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis, dan Direktur Pemasaran Dana PT Bank NTT, Hari Alexandre Riwu Kaho.

Dalam sambutannya, Direktur Pemasaran Dana PT Bank NTT, Hari Alexandre Riwu Kaho mengatakan, pelaksanaan kegiatan customer gathering Bank NTT merupakan wujud dari ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi baik dari pemilik bank dan maupun juga nasabah.

Hari menambahkan, sebagai sebuah bank daerah, pihaknya akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu, sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat.

"Dalam kerangka itu, kami terus berupaya membuat inovasi-inovasi supaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," ungkapnya.

Hari mengungkapkan bahwa kebijakan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes menyertakan modal ke Bank NTT merupakan kebijakan strategis yang perlu diberi apresiasi karena hal tersebut mendukung perkembangan bank tersebut.

Sementara itu, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes dalam sambutannya mengatakan bahwa, TTU merupakan pemegang saham ketiga terbesar seluruh daerah di Provinsi NTT. Menurutnya, hal itu berkat kerja sama semua pihak, termasuk DPRD TTU.

"Kita harapkan nanti di 2020, didukung oleh ketua dan eluruh anggota DPRD Kabupaten TTU, ditahun depan kita menempatkan lagi dana untuk bank NTT. Paling tidak Rp. 50 miliar lagi kita tempatkan di bank NTT," ungkapnya.

Raymundus mengungkapkan, awalnya memang banyak sekali masyarakat yang tidak memahami pola pikirnya terkait dengan proses penyertaan modal dari pemerintah daerah TTU ke Bank NTT tersebut.

Bupati TTU dua periode itu mengatakan, penyertaan modal tersebut merupakan salah satu upaya terbaik yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten TTU untuk mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Sedikit gambaran, pada awal saya menjadi bupati, PAD kita cuma 13 miliar di tahun 2010 yang lalu, sekarang kita targetnya Rp. 63 miliar, realisasinya 83 persen dari 63 miliar. Dan ini juga menunjukan pertumbuhan ekonomi semakin bergairah di TTU," ungkapnya.

Raymundus berharap, kehadiran Bank NTT di Kabupaten TTU dapat menjembatani sektor swasta untuk terus berkembang dari waktu ke waktu terutama pada sektor usaha kecil dan menengah.

"Jadi dalam KUR bank NTT hadir disana, dan dalam kredit investasi untuk pengembangan usaha bank NTT juga hadir di sana," ujarnya.

Selain itu, Raymundus juga berharap kepada pihak swasta supaya tidak hanya mengharapkan dari kegiatan yang diciptakan oleh pemerintah tetapi juga dapat menciptakan kegiatan ekonomi yang baru.

Workshop Jurnalis dan Media Soal EBT, Inilah Pengaruh Energi Bagi Perempuan

Kontingen Timor Leste hingga Kamboja SEA Games 2019 Telantar di Bandara Manila

Setelah acara sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan proses penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) antara Bank NTT dengan pemerintah daerah Kabupaten TTU terkait dengan jasa layanan perbankan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved