Mongabay Indonesia Gelar Workshop EBT
Mongabay Indonesia menggelar workshop tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Workshop ini sasarannya bagi para jurnalis di NTT.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Mongabay Indonesia menggelar workshop tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Workshop ini sasarannya bagi para jurnalis di NTT.
Acara ini berlangsung selama tiga hari di Hotel Neo by Aston, Jumat - Minggu (22-24/11/2019).
Workshop ini bertujuan agar para jurnalis dapat mengetahui tentang isu-isu terkini tentang EBT dan hubungannya dengan inisiatif energi terbarukan inklusif yang menjangkau dan yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT.
Program ini adalah salah satu program dari Mongabay Indonesia dan bekerjasama dengan Hivos
Dalam workshop ini akan ada pembicara dari Dinas ESDM NTT, Undana, Bappelitbangda, dan PLN
"Khusus PLN , kita ingin tahu seperti apa yang disampaikan oleh PLN soal energi di NTT. kemudian ada dari Yayasan Pikkul," kata Direktur Mongabay Indonesia, Ridzki Sigit.
Materi juga akan disampaikan oleh Dr. Mickhael Riwu Kaho.
"Kami kerjasama dengan Hivos, yang konsen dengan EBT.Kami fokus isu -isu lingkungan dan energi termasuk kondisi sosial masyarakat," kata Ridzki.
Dikatakan, yang unik dari Mongabay adalah bahwa staf yang ada berdomisili pisah-pisah. Bahkan, Mongabay Indonesia juga memiliki jurnalis yang tersebar di seluruh provinsi.
"Selain di Bogor ada juga staf kami di Bandung, Surabaya dan Cibinong," ujarnya.
Koordinator Workshop, Rahmadi Rahmad mengatakan, Mongabay Indonesia selama ini fokus pada beberapa bidang seperti lingkungan, energi, pariwisata dan lainnya.
"Kami fokus isu lingkungan, energi dan sosial kemasyarakatan," kata Rahmadi.
Sedangkan soal kegiatan workshop EBT, Rahmadi mengatakan, ingin menggali tentang potensi EBT di NTT
NTT adalah daerah yang tidak punya potensi energi fosil.
"Peserta workshop yang adalah jurnalis, karena akan banyak informasi yang bisa disampaikan kepada publik dan juga pemerintah. Kita harapkan nantinya workshop ini bisa jadi informasi penting bagi masyarakat terutama menyangkut EBT," kata Rahmadi.
Hadir pada acara ini selain dari Mongabay Indonesia juga dari Hivos, yakni
Nova Doloksaribu dan lainnya. *)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/direktur-mangabay-indonesia-ridzki-sigit-koordinator-workshop-rahmadi-rahmad-dan-no.jpg)