Tak Kunjung Dibayar Guru GTT Di Ende Ancam Mogok Mengajar

Guru GTT di Kabupaten Ende mengancam akan mogok mengajar apabila honor mereka sebagai guru GTT tidak juga dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten E

Tak Kunjung Dibayar Guru GTT Di Ende Ancam Mogok Mengajar
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
GURU GTT/Guru GTT Saat Mendatangi DPRD Ende, Jumat (22/11/2019). Area lampiran 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Guru GTT di Kabupaten Ende mengancam akan mogok mengajar apabila honor mereka sebagai guru GTT tidak juga dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Ende.

Hal ini dikatakan oleh seorang guru GTT, Dion Gay di hadapan DPRD Kabupaten Ende saat dia bersama sejumlah guru mendatangi DPRD Kabupaten Ende, Jumat (22/11/2019).
Di hadapan Anggota DPRD Kabupaten Ende, Dion mengatakan bahwa jerih payah dia dan ribuan guru GTT di Kabupaten Ende terkesan tidak dihargai oleh pemerintah setempat pasalnya apa yang semestinya menjadi hak mereka tidak juga dibayarkan oleh pemerintah.

Dion yang mengaku mengajar di SMP Wawonato,Kecamatan Ende mengatakan bahwa semestinya pemerintah segera merealiasasikan apa yang semestinya menjadi hak para guru.

Kasus Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum Sebut Keterangan Yulia Afra Tidak Mendasar

Hal lain menurut Dion adalah soal data keberadaan guru GTT yang tidak jelas pasalnya menjelang proses pembayaran oleh pemerintah banyak muncul guru-guru GTT baru.

Lihat Susunan Nama Pemain Mutiara Hitam Persipura vs Persebaya, 8 Pemain Bajol Ijo Absen,Info

Keadaan ini ujar Dion membuat sejumlah guru GTT yang sudah lama mengajar dan memang benar-benar melakukan aktifitas mengajar malahan terpinggirkan atau tidak terdata menjadi guru GTT.
“Saat kami tanya kepada kepala sekolah justru mengatakan bahwa mereka juga pusing dengan data yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende,”kata Dion.

Oleh karena itu Dion meminta agar sebelum data-data terkait dengan keberadaan guru GTT yang sebenarnya maka proses pembayaran bisa dikaji lagi dengan melihat data yang sebenarnya.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Ende melalui Bupati Ende, Drs Djafar Achmad dalam jawaban pemerintah atas RAPBD Kabupaten Ende menyatakan rencana pembayaran honor GTT akan dilaksanakan pada 27 November 2019.

Sesuai data yang ada menunjukan bahwa jumlah guru GTT yang memenuhi syarat penerima Bosda adalah untuk guru SD sebanyak 823 orang yang tersebar di 333 SD dan 242 untuk guru SMP yang tersebar di 89 SMP.

GURU GTT/Guru GTT Saat Mendatangi DPRD Ende, Jumat (22/11/2019).

Area lampiran
GURU GTT/Guru GTT Saat Mendatangi DPRD Ende, Jumat (22/11/2019). Area lampiran (POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS)
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved