Pembunuhan Penjaga Rumah di Kupang

BREAKING NEWS : Buser Polres Kupang Bekuk Pelaku Pembunuhan Ama Lukas di Naibonat

pembunuhan terhadap korban. Pelaku pembunuhan yakni, PHP (15) dan EAT (16) warga Oebelo, Kupang Tengah.

BREAKING NEWS : Buser Polres Kupang Bekuk Pelaku Pembunuhan Ama Lukas di Naibonat
POS KUPANG/EDY HAYON
Keterangan pers dari Polisi terkait pengungkapan tersangka pembunuhan Ama Lukas di Naibonat di Mapolres Kupang, Rabu (20/11/2019) 

BREAKING NEWS : Buser Polres Kupang Bekuk Pelaku Pembunuhan Ama Lukas di Naibonat

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Jajaran Satuan Reskrim Polres Kupang dari Unit Buser yang dipimpin Kasat Reskrim, IPTU Simson Amalo, S.H, bergerak cepat pasca penemuan mayat korban pembunuhan, Lukas Manutede alias Ama Lukas, penjaga rumah milik Edison Mangi di RT 11/RW 05, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur,  Senin (17/11/2019).

Dalam tempo waktu 1x24 jam pasca penemuan mayat korban, Buser Polres Kupang berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap korban. Pelaku pembunuhan yakni, PHP (15) dan EAT (16) warga Oebelo, Kupang Tengah.

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti berupa parang samurai dan pisau, juga pakaian yang dikenakan korban sudah diamankan di Mapolres Kupang.

BREAKING NEWS: Kardus Jehatu Tewas Tertimbun Pasir di Penambangan Pasir Wae Maras, Manggarai

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik menyampaikan hal ini melalui Kasubang Humas, IPTU Amru Ichsan didampingi Kasat Reskrim Polres Kupang, IPTU Simson Amalo, S.H, dan , dalam jumpa Pers di Mapolres Kupang,  Rabu (19/11/2019).

Amru Ichsan mengapresiasi terhadap Kasat Reskrim dan tim Buser dibantu masyarakat, membekuk kedua pelaku di rumahnya.

"Kita apresiasi kerja cepat dari Kasat Reskrim bersama Buser. Kedua tersangka kini sudah diamankan. Karena keduanya merupakan pelaku dibawa umur maka kita inisialkan nama yakni PHP (15) dan EAT (16) merupakan warga Oebelo, Kupang Tengah," jelas Amru.

Seperti diketahui, Rumah milik Edison Mangi di RT 11/RW 05, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur mendadak ramai, Senin (17/11/2019).

Selain warga, juga aparat Kepolisian mendatangi rumah yang berada di pinggir Jalan Timor Raya ini. Kehadiran warga karena ada kejadian penemuan mayat penjaga rumah atas nama, Ama Lukas.

Korban, Ama Lukas ditemukan tewas di dapur rumah tersebut dan belum diketahui penyebab kematian korban.

Fredik Elias Mangi, anak kandung pemilik rumah Edison Mangi, ketika ditemui di lokasi kejadian menuturkan, selama ini Ama Lukas diminta ayah kandungnya menjaga rumah. Mereka semua selama ini berada di Kupang. Tetapi setiap hari, kata Fredik, dirinya selalu singgah melihat rumah dan bertemu korban.

"Saya kalau ke Oelamasi, selalu singgah lihat rumah sekaligus tanya keadaan Ama Lukas. Tadi pagi sekitar Pukul 07.26 Wita sebelum ke kantor bupati, saya dengan istri singgah. Saya masih dalam mobil, istri saya yang turun lihat rumah. Waktu masuk, ada lihat darah di ruang makan dan lihat di dapur Ama Lukas meninggal," jelasnya.

Miris, Beralaskan Karung di Ruang Tamu, Kakek Marthen Liu Kepergok Perkosa Cucunya Sendiri

Di Nagekeo Calon Peserta CPNS Senang Pendaftaran, CPNS Berjalan Aman & Lancar

Djadjang Nurdjaman Reuni Mantan Klub Persib Bandung, Pelatih Maung Bandung Tanggapi Dingin, Info

Istrinya, lanjut Fredrik, kemudian keluar memberitahukam kepadanya dan dirinya bersama tetangga untuk meminta bantuan menelepon polisi dan polisi langsung datang memasang garis polisi.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved