Minggu, 10 Mei 2026

Teroris

Terbaru - Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo dan Sejumlah Tempat di Solo Jawa Tengah

Kasus teroris terbaru. Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terduga teroris di Sukoharjo dan sejumlah tempat di Solo, Jawa Tengah.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
TribunSolo.com/Agil Tri
Rumah kontrakan terduga teroris yang berada di Dusun Jatiarum, RT 02 RW 11, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (18/11/2019). 

Kasus Terbaru Teroris- Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo dan Sejumlah Tempat di Solo Jawa Tengah

POS-KUPANG.COM, SUKOHARJO - Kasus teroris terbaru.  Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terduga teroris di Sukoharjo dan sejumlah tempat di Solo, Jawa Tengah.

Polres Sukoharjo membenarkan ada penangkapan terduga teroris tersebut.

Kasatintel Polres Sukoharjo Iptu Sukimin mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas membenarkan penangkapan terduga teroris yang menyasar di Kota Makmur.

Di antaranya di Dusun Jatiarum, RT 02 RW 11, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, di Desa Manang, Kecamatan Grogol, hingga di Kecamatan Baki.

"Penangkapan langsung dari Densus 88 Antiteror, tapi Polres tidak diminta melakukan pengamanan," katanya singkat saat dikonfirmasi TribunSolo.com.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap seorang warga Kabupaten Sukoharjo yang diduga terduga teroris.

Rumah kontrakan terduga teroris yang berada di Dusun Jatiarum, RT 02 RW 11, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (18/11/2019).
Rumah kontrakan terduga teroris yang berada di Dusun Jatiarum, RT 02 RW 11, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (18/11/2019). (TribunSolo.com/Agil Tri)

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, warga Kota Makmur yang ditangkap bermukim di Dusun Jatiarum, RT 02 RW 11, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto.

Diketahui warga yang dicokok 'Pasukan Burung Hantu' itu bernama Imam (35).

Ketua RT 02, Ahmad Sutrisna membenarkan ada penangkapan warganya yang bernama Imam ditangkap pada Minggu (17/11/2019) malam usai sholat isya.

Saat itu lanjut dia, tiba-tiba ada mobil yang diketahui berisi anggota Densus 88 Antiteror mendekat dan membawa Imam.

"Dia ditangkap setelah sholat isya, saat itu dia berjalan menuju kerumahnya bersama anaknya," katanya saat ditemui Senin (18/11/2019).

Penjual Perabot Rumah Tangga

Warga Sukoharjo yang ditangkap Densus 88 Antiteror sehari-hari menjual barang peralatan rumah tangga yang djual secara online.

Ketua RT 02, Ahmad Sutrisna menjelaskan, Imam sendiri merupakan warga Desa Jombor, Kecamatan Bendosari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved