Breaking News:

Dosen Prodi Matematika STKIP Citra Bakti Ngada Adakan Pengabdian Masyarakat Bagi Guru, Info

Dosen Prodi Matematika STKIP Citra Bakti Ngada adakan Pengabdian masyarakat bagi Guru, info

POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana Pengmas oleh Dosen Prodi Matematika STKIP Citra Bakti Ngada di Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Sabtu (16/11/2019). 

Dosen Prodi Matematika STKIP Citra Bakti Ngada adakan Pengabdian masyarakat bagi Guru, info

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah Dosen Program Studi Matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti Ngada mengadakan Pengabdian Masyarakat (Pengmas).

Pengmas dengan tema "Pembelajaran Matematika Asyik dan Menyenangkan Melalui Penerapan Software Matematika" itu diikuti oleh 22 guru Matematika dari 11 sekolah dari Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo.

Ketua DPRD Nagekeo Pastikan Tahun 2020 Jalan Aemali-Danga akan Ditingkatkan

Kegiatan ini dilaksanakan di STKIP Citra Bakti Ngada di Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Sabtu (16/11/2019).

Dosen Prodi Matematika STKIP Citra Bakti Ngada, Natalia Rosalina Rawa, M.Pd, kepada POS-KUPANG.COM, menjelaskan,
Teknologi yang berkembang pesat di era revolusi industri 4.0 membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengembangkan dan menerapkannya.

Gerakan Kupang Hijau, Tanam Pohon dan Air di Kota Kupang Banjir Dukungan

Dengan demikian, pesatnya perkembangan teknologi tersebut harus pula diimbangi dengan kualitas pendidikan.

Natalia menjelaskan berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diantaranya dengan inovasi pembelajaran yang sangat diperlukan untuk mendorong siswa belajar lebih optimal baik belajar secara mandiri maupun kelompok.

Natalia mengatakan belajar pada jaman sekarang banyak memberikan alternatif sumber belajar, tidak hanya dari guru, buku atau perpustakaan. Dewasa ini banyak dikembangkan pembelajaran berbasis ICT (Information and Communication Technology) yang dapat berupa e-learning, perpustakaan virtual, pembelajaran menggunakan software seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Power Point, Macromedia Flash, dan lain sebagainya.

Natalia mengatakan Matematika sebagai ilmu dasar memiliki objek kajian abstrak dan membutuhkan daya berpikir logis.

Natalia mengaku trend pembelajaran matematika dewasa ini lebih berpusat pada siswa (student center), mengarahkan siswa untuk membangun konsep (pendekatan konstruktivis), pembelajaran yang interaktif, investigatif, eksploratif, kegiatan terbuka, ketrampilan proses dan pemecahan masalah.

"Oleh karenanya dibutuhkan media yang sesuai sehingga siswa dapat memahami secara komprehensif mengenai konsep matematika," ungkap Natalia.

Natalia menjelaskan menjawab tantangan perkembangan teknologi tersebut, Dosen Program Studi Pendidikan Matematika menggelar pengabdian kepada masyarakat berjudul yang diusung oleh tim dosen yang terdiri atas Natalia Rosalina Rawa, M. Pd, Maria Editha Bela, M. Pd dan Melkior Wewe, M. Pd.

"Kegiatan ini melibatkan 22 guru matematika SMA dari kabupaten Ngada, Nagekeo, Manggarai dan Manggarai Timur," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved