Ribut di Maumere, Pakaian Bekas Luar Negeri Dibongkar di Ngada

Pembongkaran pakaian bekas alias rombengan (RB) eks Singapura didatangkan para juragan asal Maumere menggunakan kapal kayu melalui N

Pos-kupang.com/eginius mo’a
Pakaian  bekas  eks  luar negri  yang dipajang para penjual di   Pasar Senja, Kampung Wuring,  Kelurahan  Wolomarang,  Kecamatan Alok Barat, 3  KM arah  utara  Kota Maumere,  Pulau  Flores,  Rabu    (13/11/2019) malam       Area lampiran     

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Pembongkaran  pakaian  bekas  alias rombengan  (RB)  eks  Singapura  didatangkan   para    juragan   asal Maumere  menggunakan kapal  kayu  melalui  Negara Timor  Leste  tak  lagi  dilakukan di  pelabuhan-pelabuhan tikus    di Kabupaten  Sikka, Pulau   Flores.

Dua hari  yang lalu,   pakaian  RB dibongkar di  Pantai  Maumbawa,  Kabupaten  Ngada,  Pulau   Flores. Pakaian   bekas    ini selanjutnya diangkut  dengan   truk  menuju  ke  Kota Borong, Kabupaten Manggarai  Timur,   Bajawa dan Soa di  Kabupaten Ngada, kemudian  Boawae,  Aesesa  dan Kaburae  di Kabupaten  Nagekeo.

Tersisa 7 Pertandingan, Persib Maung Bandung Masuk Tim Papas Atas, Punya Peluang Juara?Info

Sumber  pos-kupang.com, Kamis    (14/11/2019) menyebutkan pembongkaran pakaian  bekas   dialihkan ke   luar  wilayah   perairan   Kabupaten  Sikka. Sebab   di  Sikka   selalu terpantau  aparat Kantor  Bea dan  Cukai. 

Tahun  lalu,  dua  kali kapal  Bea dan Cukai   Denpasar  memergoki  pakaian  bekas   yang dimuat kapal dari  Timor  Leste. Hanya sekali, Bea  Cukai  menangkap pelakunya. Sedangkan  dalam kasus  kedua,  nahkoda dan anak  buah kapal  melarikan  diri meninggal muatan  kapal  di   pesisir  Nangahale,  35 Km  arah  timur  Kota Maumere.

“Mereka    (juragan  pakaian  bekas)  pilih  bongkar  di wilayah  Nagekeo,karena dirasa  realtif nyaman. Aaparat  sulit  memantaunya    sampai ke  pelabuhan tikus.  Tapi  di Maumere,  mereka  belum berani,  karena  kapal  Bea  Cukai  dari  Denpasar sering patroli,” ujar sumber  pos-kupang.com, Kamis  siang di Maumere.

Ia menyarankan  pos-kupang.com, memantau   perjualan pakaian-pakain bekas  di  Kota  Maumere sangat marak.   Meski  tidak  diturunkan langsung di  Maumere,   para  juragan   memasok ribuan  karung  ke  Maumere.

“Dari  dulu, Maumere  jadi pusat perdagangan pakain bekas. Tapi  karena  beberapa  kali  kapal ditangkap dan sering terjadi keributan, sehingga  untuk sementara  mereka  alihkan pembongkaran ke luar Sikka,”  lanjut  sumber.  (pos-kupang.com,  eginius  moa).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved