Sukacita Biara  St. Kamilus Bebaskan  OGJD  dari Pasungan

Sukacita sedang menyelimuti para imam dan frater dari Seminari St.Kamilus Nita, 10 Km arah barat Kota

Sukacita Biara  St. Kamilus Bebaskan  OGJD  dari Pasungan
FOTO:   Biara  St.Kamilus  Nita.
Pater  Andi, MI, memberikan berkat kepada Daud, Rabu  (6/11/2019) di  Kampung  Hewokloang,  Kabupaten  Sikka,  Pulau  Flores. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Sukacita sedang menyelimuti para  imam dan  frater dari Seminari   St.Kamilus  Nita, 10   Km  arah  barat  Kota Maumere,  Pulau   Flores  Selama  pekan  pertama   bulan  November 2019,   mereka  suskses membebaskan’  dua  orang dengan  gangguan jiwa (OGDK).

Daud  (30)  warga  Kecamatan  Hewokloang, akhirnya bisa  lebih leluasa tinggal di  rumah bebas  pasung ke-30. Setelah  doa dan pemberkatan oleh  Rektor  Seminari  Tinggi St.Kamilius  Nita,Pater Andi, MI, pasungan  Daud dilepas

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung pelayanan kami  menyelesaikan rumah bebas pasung untuk Daud,” tulis Pater Andi, kepada pos-kupang.com, dalam pesan  WhatsApp-nya.

Cerita  Pater   Andi,  Daud   merupakan pribadi  pendiam  namun  memendam  banyak  persoalan  hidup. Dua   tahun  lebih, dia  mengalami gangguan jiwa   hingga dipasung.

Bupati Bersama Komunitas Penggerak Perdamaian Paritas Institute Pilih Sampah di Lokasi Sidang Raya

Keseharian  ayah   dari  dua  orang  anak, seorang   berusia  lima   tahun dan  1,5 tahun, sangat sederhana. Dia hanya  punya sebidang tanah dengan beberapa pohon mente.  Beban hidup rumah tangga   yang  menderanya   begitu berat  ditanggung Daud.

Pater Andi  melukiskan, selama mengalami gangguan jiwa, Daud menjadi kasar terhadap mama dan istrinya. Keluarga dan tetangga memasung dia.

Meriahkan HKN Manajemen RSD Aeramo Gelar Aneka Kegiatan, Berikut Liputannya!

Namun, betapa pun mereka  disakiti, istri dan mamanya masih mencintai  Daud. Cinta itulah yang menyelamatkan Daud dari amukan masa dan membuat dia tidak diterlantarkan..

“Cinta yang sama juga  menggerakan kami dari Seminari St. Kamilus untuk membebaskan dia dari pasungan dengan membangun rumah bebas pasung baginya,” ujar Pater Andi.

“Kami bersyukur kepada Tuhan atas cintaNya yang Dia tanamkan di hati kami, dan berterimakasih kepada semua yang telah membagi cintanya kepada kami, dengan mendukung pelayanan kami terhadap pasien ODGJ. (laporan wartawan pos-kupang.com,  eginius mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved