Mantan Anak Buah Ahok Ungkap Temuan Anggaran Pasir Rp 52 M, Anak Buah Anies Baswedan Respon ini

Mantan Anak Buah Ahok Ungkap Temuan Anggaran Pasir Rp 52 M, Anak Buah Anies Baswedan Respon ini

Mantan Anak Buah Ahok Ungkap Temuan Anggaran Pasir Rp 52 M, Anak Buah Anies Baswedan Respon ini
(KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI)
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah saat ditemui di ruangannya, lantai 7, Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019) 

Mantan Anak Buah Ahok Ungkap Temuan Anggaran Pasir Rp 52 M, Anak Buah Anies Baswedan Respon ini

POS KUPANG.COM, , JAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah menemukan sejumlah anggaran janggal dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD DKI 2020.

Salah satunya, yakni anggaran untuk pasir senilai Rp 52,16 miliar.

Mantan staf Gubernur DKI Jakarta ke-15 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu mengungkapkan, anggaran pasir tersebut masuk dalam anggaran Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat untuk alat peraga sekolah.

“Totalnya Rp 52 miliar buat apa itu? Dia di SMKN (jurusan) bisnis manajemen. Memangnya bisnis manajemen ada pasirnya?" ucapnya.

Betrand Peto Mulai Tidak Sopan pada Rekan Artisnya, Sarwendah dan Ruben yang Minta Maaf

Persib Bandung Tanpa Febri Hariyadi dan Ardi Idrus Siap Hadapi Arema FC

Jangan Sampai Miss V Anda Berbau, Hindari Makanan Ini yang Bisa Bikin Miss V Berbau Tak Sedap

Temuan itu dibantah oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Ida Subaidah.

"Saya perlu jelaskan bahwa Sudin Wilayah II itu tidak punya anggaran untuk pembelian pasir sejumlah Rp 52,16 miliar, itu nggak benar," ujar dia pada Jumat (9/11/2019).

Ida mengakui memang benar ada anggaran untuk pasir di dalam anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana.

Namun, tidak dalam jumlah yang fantastis. Dia menjelaskan, pengadaan pasir untuk pemeliharaan sarana prasarana tersebut hanya sebesar Rp 600 juta.

“Pasir itu tersebar di 150 sekolah. Itu kan pasir digunakan untuk pemeliharaan, misalnya lapangan kan perlu dihalusin, taman itu kan tembok taman perlu diperbaiki. Itu perlu pasir. Itu Rp 600 juta loh ya," jelas dia.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved