Menteri Luhut Binsar Panjaitan Hadiri Sidang Raya PGI KE-XVII di Waingapu, Sumba Timur

Sekitar 1 setengah jam memberikan materi kepada para peserta sidang Raya PGI, Luhut kemudian langsung balik ke Jakarta.

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Hadiri Sidang Raya PGI KE-XVII di Waingapu, Sumba Timur
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Menteri Luhut Binsar Panjaitan sedang disuguhkan sirih pinang. 

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Hadiri Sidang Raya PGI KE-XVII di Waingapu, Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan menghadiri pada hari kedua pelaksanaan sidang raya Persekutuan Gereja-Gereja (PGI) ke-XVII yang berlangsung di gedung MPL GKS Jemaat Payeti, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (9/11/2019) pagi.

Menteri Luhut saat menghadiri Sdang Raya itu juga memberikan arahan dan pemaparan materi. Luhut saat datang di Waingapu mengenakan pakain adat Sumba Timur dan tiba digedung MPL disuguhkan sirih pinang.

Menteri Luhut datang bersama staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Lambock V.N, Sitorus, Fred S. L, Hotmangaraja Panjaitan dan Hinsa Siburian. Kedatangan rombongan itu dijemput oleh Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora

 Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, Wakapolda NTT, Brigjen Pol Drs. Johni Asadoma, Kapolres Sumba Timur AKBP. Victor M. T. Silalahi, Ketua Panitia Umum Sudang Raya PGI KE-XVII Umbu Marisi, Ketua 1 BPMS sekaligus ketua BPMJ GKS Payeti, Pdt.Yuliana Ata Ambu dan panitia saat turun pesawat di Bandara Udara Umbu Mehang Kunda Waingapu.

Adapun peserta dalam sidang raya dengan Tema 'Aku Adalah Alfa dan Omega' itu, Ketum PGI Pdt. Dr. Henriette Tabita Hutabarat-Lebang, Sekum PGI Pdt. Gomar Gultom, S.Th, Ketua Umum Sidone GKS, Pdt. Alfred Samani bersama pengurus GKS serta para pendeta Pimpiman dari 90 Sinode dan 29 PGIW.

Sekitar 1 setengah jam memberikan materi kepada para peserta sidang Raya PGI, Luhut kemudian langsung balik ke Jakarta.

Luhut ketika didoor stop wartawan usai keluar dari gedung MPL, meminta agar para pendeta atau pemimpin gereja agar melihat kekeninian, sebab perkembangan jaman ini semakin cepat.

"Sekarang ini perkembangan jaman semakin cepat, semua akses diperoleh di internent, sekarang orang mulai berpikir 5G, malah mulai berpikir 6G dan lainya, semua proses data makin cepat. Jadi pendeta harus sudah mulai melihat apa linknya dengan Alkitab, jadi harus melihat kekininan tadi," tutup Menteri Luhut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved