Defisit, Tujuh Bulan BPJS Kesehatan Maumere Tunggak Pembayaran ke RSUD Maumere

Defisit, Selama Tujuh Bulan BPJS Kesehatan Maumere tunggak pembayaran ke RSUD Maumere

Defisit, Tujuh Bulan BPJS Kesehatan Maumere Tunggak Pembayaran ke RSUD Maumere
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Direktris BLUD RSUD Maumere, dr.Clara Francis 

Defisit, Selama Tujuh Bulan BPJS Kesehatan Maumere tunggak pembayaran ke RSUD Maumere

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Defisit keuangan dialami   Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan   RI   berdampak  pembayaran klaim  kepada  Badan Layanan Umum  Daerah  (BLUD)  RSUD  dr.TC Hillers Maumere di  Pulau  Flores.

Selama   tahun  2019,  BPJS  baru  menuntaskan kewajiban  bulan  Januari sampai  Februari 2019. Sedang  bulan Maret  2019, baru  diselesaikan  tahap pertama  Rp 2,4  Miliar dan  ditungga  Rp   500  juta.

UKAW Kupang Lantik Pejabat Struktural, Siapa Saja?

“Pelayanan  dan kewajiban   sudah  kami laksanakan. Hak   kami   belum  dikasih.  Bulan April sampai Juli  2019, kami sudah diajukan  klaim untuk  diverifikasi,” kata  Direktris  RSUD Maumere, dr.Clara  Francis, kepada  pos-kupang.com, Kamis (7/11/2019) di  Maumere.

Besaran klaim  setiap  bulan, diakui  Clara  Francis berbeda-beda   sangat  tergantung jumlah pasian   BPJS  yang dirawat. Setiap bulan, pasien dirawat  inap BPJS sekitar 500–an orang  dan  rawat  jalan sekitar   1.500-an  orang.

“Rata-rata  klaim sebulan  Rp 2,3 miliar sampai  Rp 2,4  miliar. Klaim  paling tinggi   terjadi  Januari dan Februari  2019  mencapai  Rp 2,8  miliar,   karena saat itu banyak  pasein  demam berdarah  dengue (DBD),” kata Clara  Francis.

Blak-blakan Menparekraf Wishnutama Kusubandio Mengaku Iri dengan Menteri PUPR Ternyata Karena Ini

Penundaan   klaim karena  defisit keuangan  BPJS, kata   Clara  Francis,  sudah  disampaikan BPJS  Cabang Maumere.  Realisasi  pembayaran secara  nasional yang terakhir pada  bulan Maret- April  2019.

“Sudah  kami  tanyakan. BPJS  di sini (Maumerre)   tidak  bisa menjanjikan kapan  mereka  akan menyelesaikan kewajiban.  Tergantung    keputusan  pemerintah pusat,”  ujar Clara Francis.

Dia  mengharapkan   BPJS bisa membayarnya sampai akhir  tahun  2019.   Namun  pengalaman  2018,   BLUD   RSUD  Maumere  menerima  klaim  sampai bulan  Juli  2018.   Jatah Agustus  sampai Desember  2018   baru dibayar  di tahun 2019.

“Kami masih  punya uang,  karena  tahun lalu ada Silpa yang kami  simpan untuk bias digunakan kalau dibutuhkan untuk  jaga-jaga kondisi  seperti ini,” katanya.

Kepala  BPJS  Cabang Maumere,  Shanti  Parulian,  sedang  berada  di Kupang, belum  bisa menjelaskan  penundaan pembayaran  klaim  RSUD  Maumere.  (laporan reporter pos-kupang.com, eginius  mo’a).
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved