Baju Seragam PNS yang Disebut Warisan Belanda, Kata Desainer Berbahan Seperti Ini, Mau Diganti?

Baju Seragam PNS yang Disebut Warisan Belanda, Kata Desainer Berbahan Seperti Ini, Mau Diganti?

tribun lampung
PNS Milenial 

“Tapi jangan sutra karena kalau dari perawatan akan susah harus dry clean dan kalau dicuci pakai mesin dua minggu aja udah rusak. Perawatannya susah,” ungkap Ali Charisma.

Kemudian dari segi warna sebenarnya sudah cocok karena warna netral yang masuk ke semu tipe kulit.

“Warna udah masuk, tapi kan kadang ada yang warna cokelatnya terlalu tua ada yang terlalu muda,” ucap Ali Charisma.

Celana cingkrang Tom Holland (Kolase TribunStyle.com/ Instagram Tom Holland)
Celana Cingkrang dan Sarung Ma'ruf Amin Bakal Ngetren?

Selain itu, pakaian untuk ASN juga disesuaikan dengan jabatan mereka.

Kalau untuk orang lapangan seperti penyuluh pertanian atau kehutanan, kata Dedi, cocoknya mengenakan pakaian cingkrang, mirip pangsi untuk baju pesilat.

Dengan modelnya yang longgar dan ujung celana di atas mata kaki, pakaian cingkrang ini membuat orang bebas bergerak.

Ujung celana tidak akan mudah kotor karena posisinya lebih tinggi.

"Nah, sebenarnya celana cingkrang itu bukan budaya Arab, malah budaya Nusantara. Orang-orang Sunda yang pergi ke sawah biasa menggunakan celana cingkrang, warna hitam. Itu yang disebut pangsi," kata Dedi Mulyadi dikutip dari Kompas.com.

Dedi menyebutkan salah satu pejabat yang masih mempertahankan budaya nusantara dalam hal berpakaian adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin dalam acara apa pun, baik formal maupun informal, terbiasa mengenakan bawahan sarung. Sarung, kata Dedi, adalah budaya khas nusantara dan itu adalah formal.

"Pak Ma'ruf terus menggunakan kain sarung karena pakaian khas Indonesia. Itu formal. Sama dengan orang Arab pakai jubah. Raja-raja Arab datang ke sini pakai gamis atau jubah," kata Dedi.


Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved