Dosen Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada Gelar Pengabdian Masyarakat di Malanuza

Dosen prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada gelar Pengabdian masyarakat di Malanuza

Dosen Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada Gelar Pengabdian Masyarakat di Malanuza
ISTIMEWA
Suasana Pengmas berupa pelatihan penanganan cedera olahraga melalui metode massage di STKP Citra Bakti Ngada Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Jumat (1/11/2019). 

Dosen prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada gelar Pengabdian masyarakat di Malanuza

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ( Prodi PJKR) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP) Citra Bakti Ngada melaksanakan Pengbadian pada Masyarakat ( Pengmas).

Kegiatan Pengmas sasarannya adalah seluruh pelajar SMP di Desa Malanuza, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap dosen.

Turnamen Menembak Pistol Presisi Eksekutif, Tuan Rumah Boyong Piala Dansat Brimob Polda NTT

Ketua Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada, Yohanes Bayo Ola Tapo.S.Pd.M.Or, mengatakan,
Desa Malanuza menjadi lokasi kegiatan yang mana merupakan tindak lanjut dari MoU antara pihak kampus STKIP Citra Bakti dengan Pemerintah desa tersebut dalam rangka pendampingan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa ini tentunya.

"Kegiatan digelar Jumat (1/11/2019) l. Adapun tema dari kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan penanganan cedera olahraga melalui metode massage kepada pelajar SMP. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 35 siswa yang merupakan pelajar serta salah satu guru Penjas dari SMP di desa Malanuza dengan mengambil lokasi kegiatan di SMP Lab School Citra Bakti," ungkap Yohanes, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (3/11/2019).

2.000 Hektare Lahan Kering di Malaka Sudah Diolah, Ini Penjelasan Kadis TPHP Yustinus Nahak

Yohanes menjelaskan kegiatan ini terdiri dua sesi yakni pemaparan materi serta demonstrasi langsung yang diperagakan oleh para dosen serta diikuti oleh masing-masing peserta.

Adapun materi dipaparkan oleh pemateri pertama yakni Yohanes Bayo Ola Tapo, S.Pd.,M.Or selaku koordinator Prodi PJKR, kedua oleh Nikodemus Bate, M.Pd, ketiga oleh Bernabas Wani, M.Pd serta pemateri keempat oleh Yanuarius Ricardus Natal, S.Pd.,M.Or.

"Kegiatan ini mendapat antusias yang tinggi dari setiap peserta kegiatan, yang mana masing-masing peserta saling berdiskusi dan bertanya terkait materi yang telah di bawakan oleh para dosen tersebut," ujarnya.

Dosen Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada, Yanuarius Ricardus Natal, S.Pd.,M.Or, menjelaskan bahwa kegiatan penanganan cedera melalui metode massage ini penting sekali untuk diberikan kepada setiap pelajar, agar menanamkan kepada mereka sejak dini akan pentingnya menghindari cedera ketika berolahraga maupun setelah berolahraga di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Yanuarius mengatakan salah satu cedera yang paling sering dialami oleh pelajar yakni keseleo, nyeri pada anggota tubuh akibat benturan serta kurangnya pemanasan saat berolahraga dan sebagainya.

"Sebagai salah satu bentuk penanganannya adalah melalui terapi massage tersebut yang bisa mereka lakukan baik terhadap diri sendiri maupun kepada teman-temannya yang mengalami cedera," ungkap Yanuarius.

Ia mengungkapkan kegiatan ini akan terus dilaksanakan kepada seluruh pelajar baik tingkat SMP maupun SMA di Kabupaten Ngada nantinya.

Ia mengharapkan agar dengan adanya pelatihan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pelajar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved