Komentar Jokowi Soal Ketum Partai NasDem Surya Paloh Temui Presiden PKS Sohibul Iman

Komentar Jokowi Soal Ketum Partai NasDem Surya Paloh Temui Presiden PKS Sohibul Iman

Komentar Jokowi Soal Ketum Partai NasDem Surya Paloh Temui Presiden PKS Sohibul Iman
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/BAYU PRASETYO
Presiden Joko Widodo menyampaikan tanggapan tentang situasi Wamena di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). 

Komentar Jokowi Soal Ketum Partai NasDem Surya Paloh Temui Presiden PKS Sohibul Iman

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo tak mempermasalahkan langkah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang menemui Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman.

Meskipun Nasdem adalah parpol pendukung pemerintah dan PKS adalah partai oposisi, Jokowi menilai pertemuan kedua pimpinan parpol adalah wajar sebagai bentuk silaturahim.

Fary Djemy Francis Bersama 6 Calon Ketua Umum Mundur dari KLB PSSI, Ini Alasannya

"Mungkin Pak Surya Paloh kangen sudah lama enggak ketemu Pak Sohibul Iman. Mungkin dengan saya enggak begitu kangen karena sudah sering ketemu" kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

"Biasa saja, eggak perlu dibawa ke perasaan," katanya.

Jokowi sekaligus membantah spekulasi bahwa koalisinya mengalami keretakan. Ia memastikan Nasdem solid berada di gerbong koalisi pemerintah.

Ini Alasan Yohanes Mahen Bunuh Tania Veronika di Manggarai Gunakan Parang Hingga Tewas

"Jangan dikaitkan Nasdem ketemu PKS koalisi rapuh, apa hubungannnya. Enggak ada hubungannya. Untuk kebaikan bangsa, kebaikan negara, ketemu-ketemu menurut saya baik saja," kata Jokowi.

Surya Paloh dan Sohibul Iman bertemu di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Diketahui, pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman saat itu berlangsung akrab. Hasil pertemuan tersebut juga menyatakan tiga hal. Pertama, kedua partai sepakat untuk memperkuat check and balance atau fungsi pengawasan terhadap pemerintah di DPR.

Kedua, Nasdem dan PKS sepakat menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Ketiga, mewariskan sejarah kerja sama para pendiri bangsa, yakni antara kelompok nasionalis yang memuliakan nilai-nilai agama dan kelompok Islam yang memegang teguh nilai-nilai kebangsaan. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Mungkin Pak Surya Paloh Tak Begitu Kangen Saya",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved