Cara Pastor Paroki Thomas Morus Maumere dan Seksi PSE Motivasi Penyandang Disabilitas

Cara Pastor Paroki Thomas Morus Maumere dan Seksi PSE Motivasi Penyandang Disabilitas

Cara Pastor Paroki Thomas Morus Maumere dan Seksi PSE Motivasi Penyandang Disabilitas
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Pastor Paroki Thomas Morus, RD Lorens Noi, dan Ketua Seksi PSE Paroki Thomas Morus, Germanus Goleng (duduk) menyampaikan materi kepada penyandang disabilitas di di Aula Kapela Waioti, Kota Maumere, Pulau Flores, Jumat (1/11/2019). 

Cara Pastor Paroki Thomas Morus Maumere dan Seksi PSE Motivasi Penyandang Disabilitas

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pastor Paroki Thomas Morus Maumere, RD. Lorens Noi, dan Ketua Seksi PSE, Germanus Goleng, Jumat (1/11/2019) siang melakukan pertemuan dengan komunitas penyandang disabilitas di Kapela Waioti, Kota Maumere, Pulau Flores.

Motivasi membangkitkan rasa percaya diri bahwa fisik yang tidak utuh bukan halangan untuk menjadi pribadi mandiri dan berguna. Penyandang disabilitas bisa menekuni berbagai usaha yang tak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga orang lain.

Festival SMK/SMA Swasta, Winston Rondo Sebut Sudah 35 Sekolah yang Mendaftar

"Kita bangkitkan dulu raya percaya diri sesama kita penyandang disabilitas. Mereka juga sama dengan kita lain yang normal," kata RD Lorens Noi, kepada pos-kupang.com, usai pertemuan.

Menurut RD Lorens Noi, pertemuan dengan penyandang disabilitas memberi advokasi dan motivasi, membuka wacana mereka tentang peluang pelatihan usaha yang akan disesuaikan kemampuan mereka.

Komunitas penyandang disabilitas Paroki Thomas Morus memiliki 40-an lebih anggota dikukuhkan pendirianya bulan Januari 2019 di Gereja Thomas Morus Maumere.

Ini Kronologi Kasus Pembunuhan di Desa Bulan, Manggarai yang Menewaskan Veronika

"Penyandang disabilitas tidak boleh ditempatkan sebagai obyek, tetapi subyek bahwa penyandang disabilitas juga punya kemampuan dan talenta yang tak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain dan kemuliaan Tuhan," ujar RD Lorens Noi.

Caritas Keuskupan Maumere, kata RD Lorens akan menjadi pendamping disabilitas melakukan kegiatan pemberdayaan dan pengembangan usaha yang cocok.

"Kami tetentu berharap bisa ada kerjasama dengan dinas sosial, tenaga kerja dan dinas koperasi dan UMKM di Sikka," imbuh RD Lorens.

Keua Seksi PSE Paroki Thomas Morus, mengajak semua elemen masyarakat menaruh kepedulian membawa penyandang disabilitas keluar dari kekuranganya.

"Mereka punya talenta. Kalau dikasih motivasi dan sudah punya rasa percaya diri, mereka bisa menjadi pribadi hebat tak hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga orang lain. Mereka juga bagian dari tanggungjawab pemerintah," ujar Germanus. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved