Jalan Strategis Nasional Pantura Flores di Desa Tou Ende Nyaris Amblas Total
Putus total dua titik kerusakan jalan strategis nasional Pantai Utara (Pantura) Flores di Desa Tou Timur dan Tou Barat
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Jalan Strategis Nasional Pantura Flores di Desa Tou Ende Nyaris Amblas Total
POS-KUPANG.COM|MAUMERE---Putus total dua titik kerusakan jalan strategis nasional Pantai Utara (Pantura) Flores di Desa Tou Timur dan Tou Barat, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende, menunggu waktu datangnya musim hujan tahun ini.
Dua titik amblas jalan yang sangat dalam di desa itu hanya menyisahkan dilalu satu kendaraan. Setiap pengendara harus ekstra waspada ketika lewat agar tidak jatuh di jalan lubang.
“Dua titik lubang besar di Desa Tou Timur dan Tou barat tunggu waktu rusak total. Lubangnya besar sekali. Hanya saja selama ini belum ada kendaraan terjungkal di dalam lubang,” kisah Basilius Migo, guru SMPN Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende kepada pos-kupang.com, Senin (28/10/2019) di Aewora.
Menurut Basilius, bila dua titik kerusakan di Desa Tou Timur dan Tour Barat putus, warga Flores mendiami Pantura Flores akan terisolasi sama sekali.
“Kerusakan ini terjadi sejak musim hujan lalu, tetapi tidak ada upaya perbaikan. Pada musim hujan nanti, saya yakin akan putusan total. Kami tidak bisa pergi ke mana-mana. Kalau terpaksa jalan ke Maumere, ongkos lebih besar, harus estafet kendaraan atau ongkos pikul barang,” keluh Basilius.
Jalur Pantura Flores menjadi akses utama warga Kecamatan Magepanda di Sikka, Kecamatan Kota Baru dan Maurole di Kabupaten Ende, hingga Kota Mbay di Kabupaten Nagekeo. Warga mendiami wilayah ini melakukan transaksi bisnis ke Kota Maumere.
• Yayasan Ayo Indonesia Fasilitasi Pembentukan Kelompok Disabilitas Desa Jaong Ruteng
• Sering Terasa Kedinginan Sementara Cuaca Panas, Kenali Tanda Penyakit Ini
Pantuan pos-kupang.com, Senin (28/10/2019) siang menemukan belasan segmen jalan yang rusak mulai dari Kampung Koro, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Kecamatan Kota Baru, sampai Maurole. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a).