Berdalih Mengusir Ilmu Sihir Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandung, Simak Ceritanya

Berdalih mengusir ilmu sihir seorang Ayah tega Perkosa Anak Kandung, simak ceritanya

Berdalih Mengusir Ilmu Sihir Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandung, Simak Ceritanya
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi korban pemerkosaan 

Berdalih mengusir ilmu sihir seorang Ayah tega Perkosa Anak Kandung, simak ceritanya

POS-KUPANG.COM | TANGERANG SELATAN - Kepolisian Tangerang Selatan sempat memeriksa kejiwaan JN (39), pelaku yang perkosa anak kandungnya berinisial NK (16).

Hasil dari tes kejiwaan, pelaku yang melakukan perbuatan itu berulang selama satu tahun pada putrinya itu dinyatakan normal.

"Secara psikologis sudah kita periksa. Dan hasilnya kondisi kejiwaan dari pelaku ini normal dan tidak terganggu kejiwaannya," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, di Polres Tangsel, Senin (28/10/2019).

Lihat Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Milik PT Pelni Cabang Kupang Hari Ini

Bahkan, selama ini korban masih bekerja seperti biasa sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan di Tangerang Selatan.

Sementara untuk korban pun masih duduk di bangku sekolah menengan atas (SMA). "Pelaku merupakan karyawan swasta. Kalau untuk korban masih SMA," tutur Ferdy.

Sebelumnya, seorang pria berinisial JN (39) tega melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya, NK (16) yang merupakan merupakan warga kampung Onyam, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang.

Lihat Jadwal Penyeberangan Kapal PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Hari Ini

Perbuatan tersebut dilakukan setelah JN dan istri bercerai. JN yang diduga tak bisa memuaskan kebutuhan biologisnya nekat melampiaskan ke anak kandungnya.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku berdalih mencegah dan mengusir ilmu sihir yang menimpa korban dengan cara bersetubuh.

Bahkan, pelaku meminta korban untuk menyimpan dan meminum air putih yang telah bercampur sperma.

Akibat perbuatan pemerkosaan yang dilakukan pelaku secara berulang, korban hamil dengan usia kandungan 26 minggu atau sekitar 7 bulan.

Kini akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal dikenakan pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang persetubuhan terhadap anak dibawah umur dengan ancaman 15 tahun penjara. (Kompas.com/Muhammad Isa Bustomi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Sebut Kejiwaan Ayah yang Perkosa Anak Kandung Normal",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved