Pemerintah Sumba Barat Daya Siap Bentuk Forum Perdamaian Desa

berencana membentuk forum perdamaian desa guna menangkal atau mencegah munculnya konflik sosial di daerah ini.

Pemerintah Sumba Barat Daya Siap Bentuk Forum Perdamaian Desa
POS KUPANG/PETRUS PITER
Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S.IP didampingi Kasubdit Daerah Konflik Wilayah IV pada Dirjen Pembangunan Daerah Tertentu pada Kementeerian Pembangunan Desa, Swasnita Sihotang dan Kepala Kesbangpol SBD, Dominggus Bula dan peserta diskusi, Rabu (23/20/2019) 

Pemerintah Sumba Barat Daya Siap Bentuk Forum Perdanaian Desa

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berencana membentuk forum perdamaian desa guna menangkal atau mencegah munculnya konflik sosial di daerah ini.

Pembentukan forum perdamaian desa bukan sekedar hadir atau menggantikan lembaga desa yang sudah ada tetapi justri ingin memperkuat lembaga desa yang sudah terbentuk seperti lembaga adat, RT/RW, dusun dan lain-lain.

Semua itu dilakukan hanya ingin agar menjaga suasana daerah ini tetap aman dan damai. Kehadiran forum perdamaian desa untuk mencegah terjadi konflik sosial di daerah ini.

Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IP menyampaikan hal itu ketika membuka acara diskusi pelembagaan forum perdamaian di Sumba Barat Daya dalam rangka peningkatan kohesi sosial untuk pencegahan konflik tahun 2019 yang diselenggarakan direktorat penanganan daerah paskah konflik kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi di hotel Ella, Rabu (23/10/2019).

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan demi memperkuat persatuan dan kesatuan dan mencegah terjadinya konflik sosial adalah dengan memperkuat dibidang pendidikan dan membuka ruang dialog antar warga guna membangun keharmonisan hidup bersama di daerah ini.

Karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya memandang urgen membentuk forum perdamaian desa sebagai wadah membangun kebersamaan desa agar tetap kondusif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved