Operator Lalai Hingga Korban Tergilas Ban Louder

Saat bersamaan, louder dalam keadaan bergerak mundur sehingga langsung menggilas korban di bagian kepala.

Operator Lalai Hingga Korban Tergilas Ban Louder
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Aparat Polsek Malaka Tengah saat mengevakuasi korban dari TKP menuju rumah sakit, Rabu (23/10/2019). 

Operator Louder Lalai Hingga Korban Tergilas Ban Louder

POS KUPANG.COM| BETUN--Noferius Bau (15), warga asal Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka tewas terlindas ban alat berat jenis louder di lokasi penampungan batu pecah milik Frits Oematan di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Hasil penyelidikan sementara dari polisi, operator louder Yufri Un (28) lalai saat mengoperasikan alat berat sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Operator tidak memperhatikan pergerakan korban di sekitar alat berat.

Hal itu dikatakan Kapolsek Betun, AKP. Alnofriwan Saputra kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Rabu (23/10/2019) malam.

Menurut Alnofriwan, korban terpeleset saat injak di tangga louder lalu korban jatuh ke tanah. Saat bersamaan, louder dalam keadaan bergerak mundur sehingga langsung menggilas korban di bagian kepala.

Informasi lain yang diperoleh Pos Kupang.Com menyebutkan, operator dalam mengoperasikan alat berat sambil membuka musik.

Operator juga kurang memperhatikan sekitar alat berat terutama di belakang alat berat karena terlalu bising dengan bunyi alat berat dan juga musik yang diputar.

Operator baru mengetahui ada kejadian naas itu setelah beberapa saksi memberitahukannya. Lalu operator menghentikan alat barat dan lari menyelematkan diri.

Operator louder yang beralamat di Kamanasa, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah itu sudah diamankan di Mapolsek Malaka Tengah.

Bekuk 2 Penadah, Polisi Kejar Pencuri Notebook

Berkas Perkara Lengkap, PRT yang Curi Uang Majikan di Kelurahan Nunleu Siap Disidangkan

Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak di depan ban belakang bagian kiri louder. Korban menggunakan baju kaos merah dan celana jeans hitam serta menggunakan sandal. Dari bagian kepala korban ada keluar darah segar.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved