Puluhan Kepala Desa Kampung KB Ikut Penguatan Program KKBPK, Ini Tujuannya

Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) merupakan salah satu upaya untuk memutus

Puluhan Kepala Desa Kampung KB Ikut Penguatan Program KKBPK, Ini Tujuannya
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Kepala BKKBN Provinsi, Marianus Mau Kuru tengah memaparkan materi pada Kegiatan Penguatan Program KKBPK Bagi Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (ADPESI) untuk Meningkatkan IMP, di Hotel Sylvia Kupang, Senin (21/10/2019). 

Puluhan Kepala Desa Kampung KB Ikut Penguatan Program KKBPK, Ini Tujuannya

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan karena dengan jumlah anak yang ideal.

Keluarga bisa mengelola kehidupan keluarganya dengan baik, sehingga pemakaian kontrasepsi tidak bisa dimaknai dengan sekedar mengatur jarak kelahiran, atau membatasi jumlah kelahiran, Tetapi lebih jauh lagi dimaknai secara positif untuk mengatur dan menata kependudukan dan lebih luas lagi adalah tentang perencanaan keluarga melalui pendekatan siklus kehidupan manusia.

Demikian disampaikan Kasubid Hubungan Antar Bina Lini Lapangan, Yasni O Saudila pada pembukaan Kegiatan Penguatan Program KKBPK Bagi Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (ADPESI) untuk Meningkatkan IMP, di Hotel Sylvia Kupang, Senin (21/10/2019).

Ia menyampaikan penggunaan kontrasepsi harus di maknai dalam rangka melindungi kesehatan ibu dan anak, mulai dari kehamilan yang sehat kelahiran yang sehat kecukupan ASI dan misi serta kecukupan pengasuhan.

Program KKBPK juga sebagai upaya preventif dalam mencegah stunting melalui pran pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi keluarga yang mempunyai BADUTA, sekaligus dimaknai sebagai upaya memenuhi hak-hak anak untuk hodup layak, berpendidikan setinggi-tingginya sebagai bagian dari hak asasi manusia anak.

Program KKBPK yang berlangsung selama ini, lanjutnya, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak terutama Pemerintah Desa, Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB/PKB), dukungan nyata tersebut mulai dari penggerakan kegiatan, pengelilaan dan pelaksanaan sampai pada pengumpulan data basis melalui pendataan keluarga, pemutakhiran data, pelaksanaan kegiatan sampai pada evaluasi dan pelaporn, terutama dalam pelaksanaan pembangunan di kampung KB.

Ia mengatakan harapan untuk keberhasilan program KKBPK tidak terlepas dari peran penyuluh KB dimana tugas penggerakan, penyuluhan, pelayanan dan pengembangan harus paripurna dilakukan oleh tenaga penyuluh KB.

Kenyataan di lini lapangan setelah pasca era desentralisasi sejak diserahkan kembali menjadi ASN Pusat jumlah PKB yang semakin berkurang dengan perbandingan 1:6 desa, menyulitkan dalam penggerakan di tingkat lini lapangan.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Kepala Desa, PKB kota Kupang yang punya wilayah Binaang Kampung KB dan penyuluh KB Kabupaten Kupang yang punya wilayah binaan Kampung KB.

VIDEO: Kebakaran Hebat Melanda Ruteng. 4 Rumah dan 1 Mobil Ludes Dilahap Si Jago Merah. Ini Videonya

Pilkada 2020, NasDem Siapkan Proses Survey Bakal Calon

Dengan tujuan menyamakan pemahaman dan persepsi tentang kontribusi program KKBPK dalam meuwujudkan bonus demografi, menurunkan TFR, menurunkan laju pertumbuhan penduduk, menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta menurunkan stunting. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved