Pemkab Sumba Timur Gandeng Pordasi Gelar Festival Kuda Pacu dan Pameran Tenun Ikat Tahun 2020
Pihak Pemkab Sumba Timur Gandeng Pordasi Gelar Festival Kuda Pacu dan Pameran Tenun Ikat Tahun 2020
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Pihak Pemkab Sumba Timur Gandeng Pordasi Gelar Festival Kuda Pacu dan Pameran Tenun Ikat Tahun 2020
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Turnamen Pacuan Kuda atau Palapang Njara Bupati Sumba Timur Cup Tahun 2019 sejak dari 9 Okteber 2019 resmi ditutup.
Pacuan Kuda tersebut ditutup langsung oleh Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, yang berlangsung di arena Pacuan Kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sabtu (19/10/2019) sore.
• Bagi Anda yang Ikut Pelayaran Bersama Kapal Pelni Cabang Kupang, Lihat Jadwalnya Disini
Hadir dalam acara penutupan itu, Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole, Mantan Sekjen Pordasi Pusat Umbu Kupang, sejumlah anggota DPRD Sumba Timur, perwakilan Forkompinda, Pejabat Instansi Vertikal, sejumlah pimpinan OPD Sumba Timur, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumba Timur, Umbu Maramba Meha bersama staf, ketua Pordasi Sumba Timur Felix Wongkar bersama seluruh anggota panitia, pemilik dan ribuan masyarakat pencinta kuda serta undangan lainya.
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, dalam sambutannya sebelum menutup turnamen tersebut, mengatakan pada bulan Oktober tahun 2020 turnamen Pacuan Kuda ini akan dikemas dalam even Festival Kuda Pacu. Festival kuda pacu ini digelar satu hari sebelum pacuan kuda dimulai.
• Anda Ingin Bepergian Menggunakan Armada Kapal Feri, Lihat Jadwalnya Hari Ini
"Bagi kuda yang sudah mendaftar wajib hukumnya kudanya ikut festival itu, semua kuda dihiasi dengan semaksimal mungkin sesuai kreatif begitu juga pemiliknya memakai pakian adat Sumba. Jika yang tidak ikut festival tidak akan diikut sertakan dalam pacuan kuda,"tegas Gidion.
Kata Gidion, nantinya akan dinilai oleh panitia bagi kuda tampil dengan riasan lebih bagus akan diberikan hadiah. Pemda akan menyiapkan hadiahnya, meskipun tak cukup anggaran dari APBD akan mencari jalan lain melalui sponsor.
Selain itu juga akan dilakukan bursa jual beli kuda baik kuda pacu maupun kuda biasa dan juga pameran tenun ikat yang akan digelar juga sepanjang turnamen pacuan kuda itu berlangsung.
Kata Gidion, festival, bursa jual beli kuda dan pameran tenun ikat ini juga bukan hanya untuk masyarakat Sumba Timur tapi untuk seluruh Sumba. Hal ini dilakukan demi menarik lebih banyak lagi para wisatawan berkunjung ke Sumba, juga dapat meningkatkan harga jual kuda pacu dan juga dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat Sumba.
"Jadi pak bupati mereka dari Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mau ikut, silahkan ikut. Kita buka kesempatan untuk satu Sumba, kita tidak hanya berpikir Sumba Timur saja. Ini upaya-upaya kita untuk lebih memperkenalkan Sumba ke dunia Internasional untuk membangun ekonomi di satu Sumba,"imbuh Gidion.
Terkait dengan harapan para pemilik kuda agar, hadiah ditingkatkan lagi, kata Gidion, Pemda bersama Pordasi akan berusaha, mungkin tidak cukup pada anggaran APBD akan dicari melalui sponsor.
Bupati Gidion juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pordasi dan panitia serta TNI dan Polri karena Turnamen pacuan Kuda tersebut berjalan dengan lancar, aman dan sangat sportif. Begitu juga kepada para pemilik kuda dan juga seluruh masyarakat pencinta kuda.
Ketua Pordasi Sumba Timur, Felix Wongkar, juga kepada POS-KUPANG. COM, menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sumba Timur yang mendukung penuh selama kegiatan turnamen itu berlangsung.
Felix juga menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan, para pemilik kuda, joki dan seluruh para pencinta palapang njara yang secara bersama-sama telah menyukseskan turnamen itu, dengan harapan kedepan kerja sama ini tetap terjaga. Sehingga palapang njara yang merupakan event budaya ini dapat menarik semakin banyaknya wisatawan berkunjung ke Sumba.
Terkait harapan agar hadiah ditingkatkan lagi, Felix mengatakan sejauh ini hadiah tergantung anggaran yang disediakan. Namun pada turnamen kali ini sudah tiga kelas yang hadiahnya sudah cukup besar Rp 10.000.000 bagi juara 1 yakni kelas Pemula Mini, Pemula 1 dan kelas Pemula 2.